detikcom
Jumat, 26/04/2013 08:55 WIB

Uje Alami Luka Parah di Kepala, Bagian Tangan Diduga Patah

Novi Christiastuti Adiputri - detikNews
Jakarta - Ustad Jeffry Al Buchory mengalami luka parah di bagian kepala dan tangan saat kecelakaan menimpanya. Uje, sapaan akrab ustad Jeffry, menghembuskan nafas terakhir usai kecelakaan tersebut.

Kepala Unit Laka Satwil Lantas Jakarta Selatan, AKP Sigit Purwoko, sesaat sebelum kecelakaan motor Kawasaki ER 6 N nopol B 3590 SGQ yang ditunggangi Uje sempat mengalami oleng dan menabrak trotoar, dan membentur pohon palem yang ada di depan rumah di Jl Gedung Hijau Raya No 17 PB 38, Pondok Indah, Jakarta Selatan.

"Entah mengantuk atau apa, motor tersebut oleng lalu nabrak trotoar," kata Sigit.

Saksi mata yang ada di lokasi kejadian selanjutnya merujuk korban ke RS Pondok Indah. Di rumah sakit tersebut Uje masih dalam kondisi bernafas, namun beberapa saat kemudian sang ustad menghembuskan nafas terakhirnya.

Jenazah Uje kemudian dirujuk ke RS Fatmawati untuk dilakukan visum. Kini jenazah berada di rumah duka di Perumahan Bukit Mas Narmada III Bintaro, Rempoa, Tangerang Selatan.

Adik Uje, Fajar Sidiq, menyatakan kakaknya mengendarai motor dalam kondisi tidak sehat.



Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(ahy/nrl)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
74%
Kontra
26%
MustRead close