detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Minggu, 20/04/2014 12:58 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Selasa, 23/04/2013 21:44 WIB

Remaja Perempuan Tewas Tersambar Kereta di Tanjung Barat

Ferdinan - detikNews
Jakarta - Remaja perempuan tewas tersambar kereta di palang pintu perlintasan Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Pengendara motor yang melintas, Herni mengatakan mayat korban masih berada dekat rel. Petugas kepolisian dari Polsek Jagakarsa sudah berada di lokasi kejadian.

"Kejadiannya jam 20.30 WIB, korbannya perempuan belasan tahun," kata Herni saat dihubungi, Selasa (23/4/2013) malam.

Belum diketahui identitas dari korban, polisi akan membawa korban dengan ambulans untuk dibawa ke rumah sakit.

Akibat peristiwa ini, arus lalu lintas dari arah Lenteng Agung ke Tanjung Barat padat merayap. Banyak pengendara motor yang menghentikan laju kendaraannya untuk melihat kejadian ini.




Ikuti berbagai berita menarik yang terjadi hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(fdn/fdn)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
79%
Kontra
21%