Detik.com News
Detik.com

Selasa, 23/04/2013 16:31 WIB

Ikadin Kubu Todung Mulya Lubis Polisikan Otto Hasibuan

Ahmad Toriq - detikNews
Ikadin Kubu Todung Mulya Lubis Polisikan Otto Hasibuan Todung Mulya Lubis dkk (torik/detikcom)
Jakarta - Terjadi perebutan logo Ikatan Advokat Indonesia (Ikadin) antara Ikadin pimpinan Todung Mulya Lubis vs Ikadin yang sah pimpinan Otto Hasibuan. Ikadin Todung mengklaim memiliki hak atas lambang dan melaporkan Otto karena menggunakan logo yang sama.

Dalam konferensi pers di Hotel Sultan, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Selasa (23/4/2013), Todung Mulya Lubis mengklaim telah memiliki hak paten atas logo Ikadin. Menunjuk seorang anggota bernama Ananta, Ikadin Todung menjelaskan mengenai kisruh perebutan logo dan nama Ikadin.

"Jadi kami telah mendaftarkan logo Ikadin. Sedangkan Ikadin Otto mendaftarkan merek dagang Ikadin. Jadi kami yang berhak atas penggunaan logo Ikadin," kata Ananta.

Dia menambahkan Ikadin Todung telah melaporkan Otto Hasibuan ke Mabes Polri dengan tuduhan pelanggaran hak cipta.

"Kami membuat laporan polisi ke Mabes Polri, tanggal 4 April tentang pelanggaran hak cipta nama logo Ikadin, tentang hak cipta. Terlapor Otto Hasibuan, pelapor DPP Ikadin. Saya ketuanya, kami mendaftarkan dulu hak cipta logo baru mereka mendaftarkan merek," tutur Ananta.

Atas laporan ini, Otto Hasibuan tak mau ambil pusing. Otto menganggap laporan Ikadin Todung seperti angin lalu.

"Laporan itu memangnya gue pikirin. Yang mendaftar itu lebih dulu kita daripada dia. Kami mendaftarkan lebih dulu mengenai merek Ikadin, dia daftar logo. Logo itu tidak perlu pendaftaran. Pendaftaran logo jauh secara hukum," ujar Otto saat dikonfirmasi terpisah.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(trq/asp)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Dukung Ahok Lawan Begal APBD DKI!

Perseteruan Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) dan DPRD DKI perihal 'dana siluman' dalam APBD 2015 menjadi perhatian publik. Berbagai gerakan warga dilancarkan untuk mendukung Ahok melawan begal APBD. Di sudut-sudut jalan terdapat berbagai spanduk mendukung Ahok. Salah satunya spanduk "#Kami Adalah Ahok, Lawan Begal APBD". Bila Anda setuju gerakan warga mendukung Ahok, pilih Pro!
Pro
99%
Kontra
1%