Detik.com News
Detik.com
Selasa, 23/04/2013 12:45 WIB

Caleg Artis PKB, Ridho Rhoma Sampai Arzeti

Elvan Dany Sutrisno - detikNews
Caleg Artis PKB, Ridho Rhoma Sampai Arzeti
Jakarta - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) punya sederetan artis di Daftar Caleg Sementara (DCS) Pemilu 2014 yang diserahkan ke KPU. Nama-nama tenar diharapkan bisa mendongkrak suara.

Sederetan caleg DPR RI dari kalangan artis yang akan maju lewat PKB antara lain Ridho Rhoma, Arzeti Bilbina, Tommy Kurniawan, Krisna Mukti, Sandy Nayoan, Putri Nere, Tia AFI, Akri Patrio, dan beberapa artis lain.

"Sekali lagi sejak awal PKB berkomitmen untuk membuka diri pada elemen apapun, tidak hanya elemen di NU tetapi juga elemen profesional, pengusaha, akademisi, artis, budayawan, dan sebagainya," kata Ketua DPP PKB Abdul Malik Haramain, kepada detikcom, Selasa (23/4/2013).

PKB tak memungkiri artis tentunya akan menjadi pendulang suara di Pemilu 2014. Namun PKB tidak sembarangan memilih artis untuk menghadapi Pemilu 2014.

"Tentu mereka punya pengalaman di dunia akting, lingkungan, dan masyarakat. Sebagian dari mereka juga menjadi aktivis sosial," katanya.

Sementara Ketua FPKB DPR Marwan Jafar menuturkan, caleg PKB sampai saat ini masih didominasi kalangan NU. "Kader NU dan PKB tetap mayoritas dan mendominasi," tegas Marwan.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(van/try)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%