Senin, 22/04/2013 18:17 WIB

Apakah Teknologi Membantu atau Mempersulit Anak-anak Belajar?

BBCIndonesia.com - detikNews
Anak-anak di bawah usia lima tahun memiliki kemampuan tinggi untuk menguasai teknologi baru.

Mulai dari telepon pintar hingga komputer tablet dan permainan video, semakin banyak balita yang dengan penuh percaya diri menyentuh layar dan memencet aneka tombol.

Bahkan meski orang tua menikmati sekejap kedamaian setelah memberi anak piranti teknologi untuk bermain, para orang tua diam-diam khawatir bahwa waktu layar akan merusak otak mereka.

Namun ternyata layar bisa berguna dalam proses belajar dan semakin interaktif, semakin baik.

Penelitian dari Universitas Wisconsin, yang dipresentasikan dalam pertemuan Society for Research in Child Developments pekan ini, menemukan bahwa anak-anak berusia antara dua hingga tiga tahun lebih cenderung beraksi terhadap layar video yang memicu anak untuk menyentuhnya, dibandingkan dengan layar video yang tidak menuntut interaksi apa pun.

Layar yang interaktif terasa lebih akrab bagi anak-anak berusia dua tahun, demikian kata studi itu.

Riset itu dilakukan oleh Heather Kirkorian, asisten dosen studi perkembangan manusia dan keluarga.

Ia mengatakan bahwa layar sentuh memiliki potensi edukasi bagi balita.

"Anak-anak yang berinteraksi dengan layar dapat belajar lebih cepat dan membuat lebih sedikit kesalahan."

"Kami tidak mengubah mereka menjadi jenius, kami hanya membantu mereka mendapat informasi lebih."


(bbc/bbc)

  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
68%
Kontra
32%