detikcom
Senin, 22/04/2013 13:53 WIB

Mendikbud: Selama Soal Tak Bocor, UN Tetap Sah

Mulya Nur Bilkis - detikNews
Halaman 1 dari 2
Jakarta - Penyelenggaraan Ujian Nasional (UN) tingkat SMP dan SMA di sejumlah daerah harus mengalami penundaan karena kekurangan naskah soal. Meski begitu, Mendikbud M Nuh menjamin tidak ada kebocoran soal. Tidak adanya kebocoran soal UN ini menjamin keabsahan UN 2013.

"Sehingga walaupun kemarin sempat ada kekurangan dan di fotokopi. Fotokopi itu masih sah. Itu kan persis sama. Tidak ada yang berubah," ujar Mendikbud M Nuh.

Hal itu dikatakan usai jumpa pers terkait Bantuan Operasional Perguruan Tinggi Negeri untuk Univeritas Terbuka di Kantor Kemendikbud, Jl Jenderal Sudirman, Jakarta, Seni (22/4/2013).

M Nuh mengatakan soal ujian tersebut masih sah karena karena secara substansi tidak ada perubahan atau perbedaan. Dalam melakukan fotokopi soal UN, M Nuh menjamin sesuai aturan dan diawasi oleh pihak-pihak terkait.

"Dalam fotokopi pun selalu saya sampaikan 1, pimpinan PTN, kedua dinas, ketiga ada kepolisian. Untuk memastikan ngopinya itu betul tidak dikopi trus dimasukin saku. Dan ngopinya sesuai aturan. Dari situlah hasil kopian ini secara substantif tidak cacat. Artinya tetap dibenarkan," jelas mantan Rektor ITS ini.

Meski banyak pihak menilai UN tahun ini kacau, Nuh tak telalu mempermasalahkannya. Menurutnya substansi dari UN itu, yakni naskah UN tidak ada kebocoran.

"Apa sih yang dipersoalkan orang? Tapi yang saya pegang kan substansinya. Substansinya kan naskahnya. Entahkah itu naskahnya dari cetakan, print-printan atau fotokopian substansinya ada d isitu. Selama ini tidak bocor dan lari ke mana-kemana berarti secara substansi masih bisa dipertanggungjawabkan. Dari situlah kami sesuai fakta, tetap secara substansi UN ini tetap sama," paparnya.Next

Halaman 1 2

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.30 WIB

(mpr/mad)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Cegah Titipan Proyek, Ahok Minta Rapat dengan DPRD Direkam ke Youtube

PPATK mengungkapkan salah satu modus korupsi di kalangan penyelenggara negara adalah oknum DPRD yang menitipkan proyek-proyek saat pembahasan anggaran dengan Bappeda. Gubernur DKI Ahok ingin bila rapat bersama DPRD direkam dan di-upload ke youtube. Bila DPRD tak mau, maka lebih baik tak usah rapat anggaran. Bila Anda setuju dengan Ahok, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%