detikcom
Minggu, 21/04/2013 22:10 WIB

Kapal Boat Ludes Terbakar di Pantai Sanur

Gede Suardana - detikNews
Denpasar - Sejumlah wisatawan asing dan domestik yang berada di pantai Sanur, Denpasar Selatan, kaget setelah sebuah kapal boat yang hendak berangkat menuju Nusa Penida Bali terbakar. Belum diketahui pasti penyebab terbakarnya kapal milik warga Sanur ini.

Informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, kapal nahas itu hendak beranggkat ke Nusa Penida pukul 14.50 WITA. Saat mengisi bahan bakar inilah kapal kemudian terbakar. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

"Mobil pemadam dari pos juanda (Denpasar) kemudian menuju lokasi untuk melakukan pemadaman," kata Kabid Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Kota Denpasar Made Prapta kepada wartawan.

Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 15.45 WITA. Kerugian si pemilik kapal diprediksi mencapai Rp 800 juta.

"Pemilik I Made Tarka, umur 55 tahun. Swasta, alamat Banjar Belong, Desa Sanur Kaja, Densel. Nama Boat Sea Horse Junior, panjang 20 x 3 meter kapasitas 40 orang, bahan, mesin 2 x 200 Pk," imbuhnya melalui pesan singkat yang dikirim.

"Untuk penyebab pastinya kami belum mengetahui," tutupnya.


Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(gds/mok)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Jokowi Harus Dengarkan Informasi KPK agar Ciptakan Kabinet Bersih

KPK mengatakan 43 nama calon menteri yang diberikan Jokowi, setengahnya memiliki rapor merah atau incaran KPK. Pengamat politik dari UGM Ari Dwipayana mengimbau agar Jokowi harus mendengarkan informasi dari KPK tersebut agar dapat menciptakan kabinet yang bersih.Bila Anda setuju dengan Ari Dwipayanya, pilih Pro!
Pro
61%
Kontra
39%