Detik.com News
Detik.com
Minggu, 21/04/2013 16:06 WIB

Undian Nomor Urut Pilgub Sumsel: Eddy No 1, Alex No 4

Taufik Wijaya - detikNews
Undian Nomor Urut Pilgub Sumsel: Eddy No 1, Alex No 4
Palembang, - KPU Sumatera Selatan telah menggelar rapat pleno untuk mengundi nomor urut para pasangan calon. Nomor urut 1 didapat pasangan Eddy Santana dan Annisja Djuita, sementara pasangan incumbent Alex Noerdin dan Ishak Mekki mendapat undian nomor 4.

Kami bersyukur mendapat nomor urut satu, dan kami kian yakin pasangan yang kami usung akan menjadi yang terbaik dan memenangkan Pilgub Sumsel, kata Sekretaris DPD PDIP Sumsel, MA Gantada, di Ballroom Hotel Novotel Palembang, Jalan R. Sukamto, Palembang, Minggu (21/4/2013) sore, Minggu (21/04/2013).

Eddy Santana dan Annisja Djuita merupakan pasangan yang diusung PDI Perjuangan sedangkan Alex Noerdin dan Ishak Mekki diusung Partai Demokrat dan Partai Golkar.

Sementara pasangan Herman Deru-Maphilinda yang diusung sejumlah partai politik mendapat nomor urut 3, dan mantan Kapolda Sumsel Iskandar Hasan yang berpasangan dengan Hafisz Tahir yang diusung PKS, PAN dan PBR mendapat nomor urut 2. Untuk diketahui, Pilkada Sumsel diikuti oleh empat pasangan Calon. Suasana pengundian dan penetapan nomor urut sendiri berlangsung semarak.

Usai acara pengundian, keempat pasangan calon membacakan ikrar deklarasi pemilu damai yang dipimpin oleh komisioner divisi hukum KPU Sumsel Chandra Puspa Mirza.

"Kita berbeda-beda tapi kita tetap damai," ujar simpatisan ESP-Win yang bersalaman dengan seorang pendukung Alex-Ishak, seusai deklarasi damai. Suasana akrab terlihat antar pendukung.



Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(rna/nrl)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%