detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Jumat, 18/04/2014 20:50 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Minggu, 21/04/2013 15:22 WIB

Satgas PDIP akan Rekrut 1,5 Juta Anggota untuk Amankan Pemilu 2014

Rina Atriana - detikNews
Satgas PDIP
Jakarta - PDIP sudah mulai melakukan pergerakan untuk mengamankan Pemilu 2014 agar tak ada kecurangan. Partai berlambang moncong putih itu sesumbar akan merekrut 1,5 juta anggota untuk menjaga TPS-TPS saat pencoblosan.

"Rencananya kita akan merekrut 1,5 juta orang dari seluruh Indonesia untuk mengawal jalannya pelaksanaan demokrasi," kata Ketua Satgas Nasional PDIP, Komarudin Watubun di Sekretariat Satgas, Jl Cideng Barat, Gambir, Jakarta Pusat, Minggu (21/4/2013).

Komarudin mengenakan seragam satgas berwarna serba hitam dan baret Cakra Buana warna merah. Ada 3 bintang di baret itu.

Meski bermaksud merekrut 1,5 juta orang, Satgas PDIP saat ini baru memiliki anggota 700 orang. Proses perekrutan akan berlangsung dalam waktu dekat ini.

"Kita inginnya, di tiap TPS akan dijaga oleh minimal 2 satgas, agar pelaksanaan demokrasi benar-benar bisa terkawal," ujarnya.

Sejauh ini, menurut Komarudin, anggota satgas yang direkrut berasal dari mereka yang bahkan tidak lulus sekolah dasar. "Namun, itu bukan penghalang, yang penting kalian mengabdi dengan penuh kepada Pancasila, dan mengawal jalannya demokrasi dengan baik," ungkapnya di depan ratusan anggotanya yang berbaris rapi.

Hari ini baru saja diresmikan sekretariat Satuan Tugas Nasional yang terletak di Gambir, Jakarta Pusat, oleh Walikota Jakarta Pusat, mewakili Gubernur Jokowi. Diharapkan dengan adanya sekretariat tersebut, kegiatan satgas dapat lebih terprogram dan terkoordinasi dengan baik.



Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(rna/nrl)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
79%
Kontra
21%