detikcom

Minggu, 21/04/2013 15:22 WIB

Satgas PDIP akan Rekrut 1,5 Juta Anggota untuk Amankan Pemilu 2014

Rina Atriana - detikNews
Satgas PDIP
Jakarta - PDIP sudah mulai melakukan pergerakan untuk mengamankan Pemilu 2014 agar tak ada kecurangan. Partai berlambang moncong putih itu sesumbar akan merekrut 1,5 juta anggota untuk menjaga TPS-TPS saat pencoblosan.

"Rencananya kita akan merekrut 1,5 juta orang dari seluruh Indonesia untuk mengawal jalannya pelaksanaan demokrasi," kata Ketua Satgas Nasional PDIP, Komarudin Watubun di Sekretariat Satgas, Jl Cideng Barat, Gambir, Jakarta Pusat, Minggu (21/4/2013).

Komarudin mengenakan seragam satgas berwarna serba hitam dan baret Cakra Buana warna merah. Ada 3 bintang di baret itu.

Meski bermaksud merekrut 1,5 juta orang, Satgas PDIP saat ini baru memiliki anggota 700 orang. Proses perekrutan akan berlangsung dalam waktu dekat ini.

"Kita inginnya, di tiap TPS akan dijaga oleh minimal 2 satgas, agar pelaksanaan demokrasi benar-benar bisa terkawal," ujarnya.

Sejauh ini, menurut Komarudin, anggota satgas yang direkrut berasal dari mereka yang bahkan tidak lulus sekolah dasar. "Namun, itu bukan penghalang, yang penting kalian mengabdi dengan penuh kepada Pancasila, dan mengawal jalannya demokrasi dengan baik," ungkapnya di depan ratusan anggotanya yang berbaris rapi.

Hari ini baru saja diresmikan sekretariat Satuan Tugas Nasional yang terletak di Gambir, Jakarta Pusat, oleh Walikota Jakarta Pusat, mewakili Gubernur Jokowi. Diharapkan dengan adanya sekretariat tersebut, kegiatan satgas dapat lebih terprogram dan terkoordinasi dengan baik.



Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.30 WIB

(rna/nrl)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Belum Dievaluasi, Kurikulum 2013 Disetop Sementara

Mendikbud Anies Baswedan memutuskan untuk menghentikan sementara pelaksanaan Kurikulum 2013. Alasannya, Kurikulum 2013 dilaksanakan di seluruh Indonesia padahal belum dievaluasi kesiapannya. Bila Anda setuju dengan keputusan Mendikbud Anies Baswedan, pilih Pro!
Pro
55%
Kontra
45%