Detik.com News
Detik.com

Minggu, 21/04/2013 04:36 WIB

4 Kecelakaan Mobil vs Motor Sepanjang Dini Hari Ini, 2 Orang Tewas

Ahmad Toriq - detikNews
Jakarta - Sejumlah kecelakaan yang melibatkan sepeda motor terjadi di Jakarta sepanjang dini hari ini. Dari empat kecelakaan yang terjadi, terdapat dua korban yang tewas dalam satu kejadian.

Informasi yang dihimpun dari TMC Polda Metro Jaya, Minggu (21/4/2013), kecelakaan mobil vs motor pertama terjadi antara Suzuki Carry B 8308 WT dengan pemotor B 6056 SLS di Jalan Wijaya Jakarta Selatan. Kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 02.15 WIB ini menyebabkan pemotor luka-luka.

Kecelakaan lain terjadi antara truk tangki B 9351 UO dengan pemotor tanpa pelat nomor di Jl RE Martadinata Jakarta Utara sekitar pukul 03.20 WIB. Pada kecelakaan ini korban meninggal 2 orang.

Selanjutnya kecelakaan antara Daihatsu Terios B 1102 TZG dengan Honda Beat B 3891 TFA di depan Kompleks Kodam Cibubur. Kecelakaan ini terjadi tak lama setelah kecelakaan di Jl RE Martadinata, Jakarta Utara, yaitu sekitar pukul 03.30 WIB.

Lalu ada kecelakaan di Jembatan Dukuh, Jakarta Timur, antara truk tronton B 9854 ZG dengan Honda Supra B 6943 TUZ. Polisi masih menangani kecelakaan tersebut.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(trq/jor)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 17/04/2015 20:40 WIB
    Wawancara
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Luhut Binsar Panjaitan ditunjuk sebagai penanggung jawab peringatan 60 tahun KAA. Hanya tersedia waktu kurang lebih 6 minggu bagi panitia untuk mengadakan persiapan.
ProKontra Index »

Jokowi Presiden Pilihan Rakyat, Bukan Presiden Partai!

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri mengungkap hukum demokrasilah yang mengatur presiden dan wapres ikut garis politik partai. Namun pengamat politik Universitas Paramadina Hendri Satrio membantah pernyataan Mega, karena presiden adalah pilihan rakyat, bukan presiden partai. Bila Anda setuju dengan pendapat Hendri Satrio, pilih Pro!
Pro
94%
Kontra
6%