Jumat, 19/04/2013 09:42 WIB

Arradan, Pemotor yang Tertabrak KRL di Pondok Cina Mahasiswa FE UI

Nala Edwin - detikNews
Jakarta - Seorang pemotor tewas tertabrak KRL di perlintasan kereta di dekat Stasiun Pondok Cina, Depok, Jawa Barat. Korban kecelakaan ini adalah Arradan Trengganala (20) yang merupakan mahasiswa Fakultas Ekonomi UI.

Menurut informasi dari PT Kereta Api Commuter Jabodetabek (KCJ), Arradan beralamat di Jl Bakti Jaya, Sukmajaya, Depok, Jawa Barat. Akibat kecelakaan ini motor yang dipakai oleh Arradan terseret 100 meter.

Koordinator KRL Mania Nurcahyo mengatakan Arradan adalah mahasiswa FE UI angkatan 2012. "Korban merupakan warga Depok Timur," katanya.

Kejadian ini terjadi sekiar pukul 07.30 WIB, motor matic yang digunakan Arradan tertabrak KRL jurusan Jakarta-Bogor. Para calon penumpang yang berada di Stasiun Pondok Cina langsung berteriak ketika menyaksikan kejadian itu. Motor yang digunakan korban terseret sejauh 100 meter dari titik tabrakan. Barang-barang yang dibawa korban lantas dikumpulkan warga sekitar.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(nal/nrl)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Tak Perlu Arak-arakan Pesta Rakyat Saat Pelantikan Jokowi

Relawan Jokowi-JK akan menggelar pesta rakyat saat pelantikan presiden dan wapres pada 20 Oktober 2014 nanti dimulai dari Semanggi dan berakhir di Monas. Kapolri Jenderal Sutarman menyarankan tidak perlu ada acara arak-arakan seperti itu. "Saya sarankan tidak perlu arak-arakan, saya kira tidak perlu. Mungkin kalau bersyukur, bersyukur berdoa saja, enggak perlu arak-arakan," kata Kapolri. Bila Anda setuju dengan Kapolri, pilih Pro!
Pro
35%
Kontra
65%
MustRead close