Kamis, 18/04/2013 16:44 WIB

Catat! Ini Aturan Terkait Daftar Caleg Sementara di Pemilu 2014

Ahmad Toriq - detikNews
Jakarta - Saat ini parpol sedang dalam tahap penyerahan Daftar Caleg Sementara (DCS). Setelah DCS diserahkan paling lambat 22 April 2013 nanti, parpol diberi kesempatan untuk memperbaiki pada pertengahan Mei 2013.

"Ruang pergantian perubahan daftar calon luas dibuka sebelum daftar calon sementara ditetapkan. Tapi kalau sudah ditetapkan DCS, maka ruangnya jadi sangat sempit," kata Komisioner KPU, Hadar Nafis Gumay.

Hal itu disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi II dan Bawaslu di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (19/4/2013).

Hadar menerangkan parpol berhak mengajukan perbaikan DCS pada 9-22 Mei 2013. Pada masa perbaikan itu, parpol diberi kesempatan untuk melengkapi persyaratan, menambah bakal caleg untuk mencapai jumlah maksimal, mengubah bakal caleg, hingga perubahan daerah pemilihan dan nomor urut.

Jika KPU sudah menetapkan DCS pada 23 Juli 2013, maka partai politik tidak lagi memiliki kesempatan luas untuk melakukan perubahan. Perubahan DCS hanya bisa dilakukan berdasarkan beberapa kondisi, seperti caleg yang diajukan meninggal dunia sehingga bisa digantikan orang lain dan ditempatkan di nomor urut yang sama.

Selain itu, perubahan juga bisa dilakukan jika KPU mendapatkan masukan masyarakat terkait caleg tertentu sehingga caleg itu dinyatakan tidak memenuhi kriteria. Jika hal itu terjadi, parpol bisa mengajukan bacaleg pengganti dengan nomor urut yang sama.

"Hal lain yang membuat caleg diganti jika caleg itu mengundurkan diri sehingga menyebabkan perubahan komposisi atau merubah syarat kuota perempuan 30 persen. Maka, parpol bisa ajukan pengganti agar syarat daftar calon bisa terpenuhi," paparnya.

Hal lain, jika ada caleg yang juga mengajukan diri dalam Pilkada dan ternyata meraih kemenangan, maka partai politik tidak bisa menggantikan caleg tersebut.


Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(trq/van)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Jokowi Harus Dengarkan Informasi KPK agar Ciptakan Kabinet Bersih

KPK mengatakan 43 nama calon menteri yang diberikan Jokowi, setengahnya memiliki rapor merah atau incaran KPK. Pengamat politik dari UGM Ari Dwipayana mengimbau agar Jokowi harus mendengarkan informasi dari KPK tersebut agar dapat menciptakan kabinet yang bersih.Bila Anda setuju dengan Ari Dwipayanya, pilih Pro!
Pro
74%
Kontra
26%