detikcom

Rabu, 17/04/2013 19:25 WIB

Bus Dedy Jaya Tabrak Loket Tol di Cikarang Utama

Rachmadin Ismail - detikNews
TMC Polda
Jakarta - Bus Dedy Jaya tiba-tiba menabrak loket di pintu tol Cikarang Utama. Braak! loket itu pun rusak.

TMC Polda Metro Jaya mengabarkan, kejadian ini berlangsung sekitar pukul 16.00 WIB sore tadi di pintu tol Cikarang Utama arah Jakarta. Bus bernopol G 1635 GG itu menabrak loket tol di bagian tengah jalan.

"Iya benar tadi sore, informasinya menabrak," ujar Rudi, petugas Jasa Marga, saat dikonfirmasi detikcom, Rabu (17/4/2013).

Belum ada kejelasan informasi soal korban atau penyebab kecelakaan. Yang pasti, saat ini di sekitar pintu tol terpantau padat.

"Padat di sekitar Cipularang sebelum Cikampek," terang Rudi.


Indonesia jadi surga pelaku pedopilia dunia. Saksikan di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(mad/fjr)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
74%
Kontra
26%