Detik.com News
Detik.com
Rabu, 17/04/2013 18:46 WIB

Dilibatkan Pilih Kapolpos, Warga 7 Desa di Simalungun Antusias

Andi Siahaan - detikNews
Dilibatkan Pilih Kapolpos, Warga 7 Desa di Simalungun Antusias Foto: Andi Siahaan/detikcom
Simalungun - Warga dari 7 desa di Kecamatan Bandar Huluan, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara (Sumut), antusias mengikuti pemilihan Kepala Polisi Pos (Kapolpos) Laras, Rabu (17/4/2013). Sebanyak 300-an warga hadir di Wisma Sisalana Laras dan akhirnya memilih Aiptu Lambok Sianipar.

Mekanisme pemilihan kapolpos yang baru pertama terjadi di Indonesia itu, bukanlah seperti pemilihan kepala desa. Warga tidak mencoblos kertas suara dan memilih langsung kapolpos.

Adapun mekanismenya, tiga bintara berpangkat Ajun Inspektur Satu (Aiptu) dipilih menjadi calon kapolpos. Ketiganya masing-masing Juliamzah Saragih, Tua Raja Tambunan dan Lambok Sianipar. Mereka diberikan kesempatan memperkenalkan diri dan menyampaikan visi misi serta program kerja.

Setelah itu di hadapan warga, Kapolres Simalungun AKBP Andi S Taufik menanyakan langsung kepada warga calon mana yang paling diterima masyarakat. Bagi warga yang setuju diperbolehkan mengangkat tangan. Dari tiga calon warga ternyata lebih banyak memilih Lambok Sianipar.

Andi menjelaskan meski warga telah memilih namun pihaknyalah yang menentukan pengangkatan kapolpos. Namun pengangkatannya berdasarkan aspirasi masyarakat.

"Pengangkatan kapolpos merupakan wewenang kapolres karena jabatan kapolpos adalah jabatan karier. Namun kami tetap mempertimbangkan calon yang bisa diterima masyarakat," ujar Andi.

Meski bukan pemilihan langsung, warga mengaku senang karena bisa menyampaikan aspirasi mereka. Kepala Desa Bah Gunung, Nasib, mengatakan, dengan diajukannya tiga calon kapolpos tersebut diharapkan polisi bisa semakin dekat dengan masyarakat.

Pemilihan Kapolpos Laras oleh masyarakat ini merupakan ide Polres Simalungun untuk lebih dekat dengan masyarakat. Pertimbangan utama karena pejabat kapolpos merupakan ujung tombak polisi dalam melayani masyarakat. Pertimbangan lain karena pejabat kapolpos lama Aiptu Kastel Sitorus yang meninggal dunia beberapa waktu lalu, dikenal dekat dengan masyarakat.


(rul/try)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 30/04/2015 21:33 WIB
    Kepala BNP2TKI Nusron Wahid: TKI Harus Jalani Psikotes
    Kepala BNP2TKI Nusron Wahid: TKI Harus Jalani Psikotes Eksekusi mati terhadap dua tenaga kerja Indonesia di Arab Saudi memang bukan yang pertama kali terjadi. Namun Kepala BNP2TKI Nusron Wahid justru menilai sia-sia protes terhadap pemerintah Arab Saudi terkait notifikasi eksekusi mati. Menurut dia, yang seharusnya diubah adalah aturan di Indonesia.
ProKontra Index »

Cegah Prostitusi, Pengelola Apartemen di Jakarta Harus Laporkan Penghuninya

Polisi membongkar praktik prostitusi di apartemen yang berawal dari pemesanan melalui forum di internet. Untuk mengantisipasi hal itu, Wagub DKI Djarot Saiful Hidayat meminta para pengelola apartemen harus memberikan data-data penghuninya. Bila Anda setuju dengan Wagub Djarot, pilih Pro!
Pro
89%
Kontra
11%