Rabu, 17/04/2013 14:25 WIB

Masjidil Haram Direnovasi, Tahun Ini Tak Ada Penambahan Kuota Haji

Ikhwanul Khabibi - detikNews
Masjidil Haram
Jakarta - Kementerian Agama memastikan tidak akan menambah kuota haji pada tahun ini. Hal tersebut disebabkan karena tengah adanya renovasi Masjidil Haram di Makkah.

"Pak Menteri beberapa waktu yang lalu sudah bertemu dengan menteri haji di Arab Saudi. Akan tetapi permohonan penambahan 30 ribu kuota tidak bisa diakomodir," ujar Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kementerian Agama (Kemenag) Anggito Abimanyu dalam konferensi pers di kantornya di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Rabu (17/4/2013).

"Alasan dari pemerintah Arab Saudi karena sedang dilakukan renovasi besar-besaran di Masjidil Haram," sambung Anggito.

Menurut Anggito, pemerintah Arab Saudi memprioritaskan kenyamanan jamaah. Karena sedang ada renovasi itu, maka penambahan kuota tidak bisa diakomodir.

"Alasan utamanya adalah kenyamanan jamaah. Jika renovasi sudah selesai yang diperkirakan akan selesai pada satu tahun, dimungkinkan penambahan kuota bisa diakomodir," kata Anggito.

Pada tahun 2012, Indonesia mendapat kuota 221 ribu jamaah. Pemerintah Saudi menetapkan kuota 1.000 jamaah untuk 1 juta penduduk. Sedang antrean (waiting-list) di Indonesia ada yang mencapai 14 tahun.

Terkait pelaksanaan haji, Anggito juga mengatakan adanya kebijakan baru dalam hal pengelolaan dana haji. Dana setoran awal yang selama ini dikelola bank konvensional akan dipindahkan ke bank syariah.

"Dana setoran awal akan dikelola oleh bank syariah. Selama ini dana setoran awal dilakukan di bank konvensional dan jumlahnya ada Rp 11 triliun, seluruh proses ini memakan waktu enam bulan," ujar Anggito.

Rayakan kasih sayang anda dengan coklat. tapi bagaimana kalau coklat tersebut ternyata rekondisi? Simak di Reportase Investigasi, Pukul 16.30 WIB Hanya di TRANS TV

(fjp/nrl)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
73%
Kontra
27%