detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Sabtu, 19/04/2014 01:18 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Rabu, 17/04/2013 14:25 WIB

Masjidil Haram Direnovasi, Tahun Ini Tak Ada Penambahan Kuota Haji

Ikhwanul Khabibi - detikNews
Masjidil Haram
Jakarta - Kementerian Agama memastikan tidak akan menambah kuota haji pada tahun ini. Hal tersebut disebabkan karena tengah adanya renovasi Masjidil Haram di Makkah.

"Pak Menteri beberapa waktu yang lalu sudah bertemu dengan menteri haji di Arab Saudi. Akan tetapi permohonan penambahan 30 ribu kuota tidak bisa diakomodir," ujar Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kementerian Agama (Kemenag) Anggito Abimanyu dalam konferensi pers di kantornya di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Rabu (17/4/2013).

"Alasan dari pemerintah Arab Saudi karena sedang dilakukan renovasi besar-besaran di Masjidil Haram," sambung Anggito.

Menurut Anggito, pemerintah Arab Saudi memprioritaskan kenyamanan jamaah. Karena sedang ada renovasi itu, maka penambahan kuota tidak bisa diakomodir.

"Alasan utamanya adalah kenyamanan jamaah. Jika renovasi sudah selesai yang diperkirakan akan selesai pada satu tahun, dimungkinkan penambahan kuota bisa diakomodir," kata Anggito.

Pada tahun 2012, Indonesia mendapat kuota 221 ribu jamaah. Pemerintah Saudi menetapkan kuota 1.000 jamaah untuk 1 juta penduduk. Sedang antrean (waiting-list) di Indonesia ada yang mencapai 14 tahun.

Terkait pelaksanaan haji, Anggito juga mengatakan adanya kebijakan baru dalam hal pengelolaan dana haji. Dana setoran awal yang selama ini dikelola bank konvensional akan dipindahkan ke bank syariah.

"Dana setoran awal akan dikelola oleh bank syariah. Selama ini dana setoran awal dilakukan di bank konvensional dan jumlahnya ada Rp 11 triliun, seluruh proses ini memakan waktu enam bulan," ujar Anggito.

Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(fjp/nrl)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
80%
Kontra
20%