detikcom

Rabu, 17/04/2013 13:09 WIB

Perempuan Paruh Baya 'Perkosa' ABG karena Suami Tak Bisa Beri Nafkah Batin

Triono Wahyu Sudibyo - detikNews
Ilustrasi/detikcom
Jakarta - Perempuan paruh baya di Bengkulu dilaporkan berbuat tak senonoh dengan 6 remaja lelaki. Di hadapan polisi, perempuan itu mengaku nekat melakukan hal itu karena suaminya tak memberi nafkah batin sejak lama.

"Suaminya sakit gula, jadi tidak bisa (memberi nafkah batin)," kata Kapolres Bengkulu AKBP Joko Supryitno ketika dikonfirmasi detikcom, Rabu (17/4/2013).

Pelaku berusia 42 tahun, sedangkan korban rata-rata berusia 14-15 tahun. Perbuatan cabul dilakukan setahun terakhir, tapi baru terungkap belakangan ini setelah ada korban yang melapor.

Joko menyatakan, meski sudah cukup berumur, pelaku belum mempunyai anak. Suaminya sakit cukup lama. Alasan itulah yang diajukan pelaku saat ditanya motifnya melakukan perbuatan tak senonoh.

Kepada polisi, pelaku mengaku perbuatan itu dilakukan suka sama suka. Korban sering bermain di sekitar rumahnya. Mereka mengajak teman-temannya dari daerah lain dan akhirnya berhubungan layaknya suami istri dalam kesempatan terpisah.

"Totalnya baru 6 orang yang jadi korban, tapi bisa saja lebih," jelas Joko.

Untuk mendalami kasus itu, polisi melibatkan psikolog. Jika terbukti, pelaku akan dijerat UU Perlindungan Anak.



Indonesia jadi surga pelaku pedopilia dunia. Saksikan di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(try/nrl)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
74%
Kontra
26%