Detik.com News
Detik.com
Selasa, 16/04/2013 20:30 WIB

Pilgub Jateng

Puan Maharani Sesumbar Ganjar Pranowo Menang Pilgub Jateng 1 Putaran

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Puan Maharani Sesumbar Ganjar Pranowo Menang Pilgub Jateng 1 Putaran
Semarang - Ketua DPP PDIP Puan Maharani memimpin rapat pemenangan Ganjar Pranowo-Heru Sudjatmoko sebagai cagub Jateng usungan PDIP. Pasangan nomor urut 3 tersebut diyakini menang 1 putaran.

"Kalau bicara Jateng insya Allah kami optimis mempunyai gubernur dan wakil gubernur kembali dari PDI Perjuangan," kata Puan dalam konferensi pers didampingi Cawagub Heru Sudjatmoko, di DPD PDIP Panti Marhaen, Jl Brigjend Sudiarto Semarang, Selasa (16/4/2013).

Puan yakin Ganjar akan mampu memenangkan Pilgub Jateng. Meski banyak pihak menilai keputusan mengajukan Ganjar dan mengandangkan Rustriningsih adalah keputusan blunder PDIP.

"Target kami menang, enggak pakai persen, Insya Allah menang dan satu putaran," lanjut Puan.

Siang tadi pengambilan nomor urut cagub Jateng telah dilakukan. Ganjar-Heru mendapat nomor urut 3. PDIP akan segera memulai sosialisasi atau kampanye.

"Alhamdulillah calon dari PDIP yaitu Ganjar Pranowo dan Pak Heru Sudjatmoko mendapat nomor urut 3.
Tentu saja kami dari pimpinan partai di pusat dan daerah melakukan rapat koordinasi dan konsolidasi berkaitan dengan memenangan pasangan ini setelah mendapat nomor urut," tegasnya.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(alg/rvk)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
99%
Kontra
1%