detikcom
Jumat, 12/04/2013 18:05 WIB

Rustri vs PDIP

Kisah di Balik Kekalahan Adik Rustri di Pilkada Kebumen

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Halaman 1 dari 2
Rustriningsih
Semarang, - Kegagalan adik kandung Rustriningsih, Rustrianto, di pemilihan Bupati Kebumen tahun 2010 silam disebut-sebut awal keretakan Rustri dengan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri. Rustri menegaskan tak pernah memaksakan PDIP mendukung adiknya di Pilkada Kebumen.

"Hebat sekali saya bisa memaksa ya. Jadi memang agak berat saat membesarkan partai di Kebumen," kisah Rustri.

Hal ini disampaikan perempuan 45 tahun yang dikenal bersih dan merakyat ini saat berbincang santai dengan wartawan di ruang tamu rumah dinasnya di Jl Rinjani 1, Semarang, Jumat (12/4/2013).

Rustri melihat banyak yang mencoba melakukan intrik politik terhadapnya. Termasuk ada rumor santer yang ingin menumbangkan martabatnya di Kebumen, untuk merobohkan eksistensinya di PDIP.

"Saya dengar kalau ingin menghadang Rustri, hancurkan dulu tanah perdikan (Kebumen), cabut dari Kebumen," kenang Rustri.

Kala itu, Rustri menjalani masa-masa sulit. Harus menjalankan tugas sebagai Wakil Gubernur Jateng sekaligus sebagai Ketua DPC PDIP Kebumen. Tidak mudah bagi Rustri menunjuk adiknya sendiri sebagai calon Bupati Kebumen.

"Saat itu ketua DPC PD, terbukti maju bersama salah satu wakil PDIP tapi maju dari partai lain. Itulah link yang dipakai PDIP Jateng dan DPP," ungkap Rustri.Next

Halaman 1 2

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 12.45 WIB

(van/nrl)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
69%
Kontra
31%