detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Rabu, 16/04/2014 15:38 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Jumat, 12/04/2013 16:44 WIB

Berkas Kasus Hercules Telah Dilimpahkan ke Kejaksaan

Danu Damarjati - detikNews
Jakarta - Polda Metro Jaya menyatakan telah merampungkan berkas perkara kasus Hercules. Empat hari lalu polisi telah melimpahkan berkas kasus tersebut ke Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta.

"Dua orang tersangka, Hercules dan M Sidiq, sudah selesai berkas perkarannya. Hari Senin (8/4) sudah dilimpahakan berkas perkaranya ke Kejaksaan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto di Mapolda Metro Jaya, Jl Gatot Subroto, Jakarta, Jumat (12/4/2013).

Rikwanto menjelaskan status berkas kasus Hercules belum P21. Maka bisa saja ada perbaikan atau penambahan bila Kejati DKI Jakarta memulangkan berkas tersebut.
Kejaksaan juga dimungkinkan melakukan pemeriksaan ulang terhadap tersangka untuk keperluan melengkapi berkas tuntutannya. Bila Kejaksaan merasa hasil pemeriksaan sudah cukup, maka akan dilanjutkan ke tahap selanjutnya.

Hercules dijerat Pasal 160 KUHP tentang penghasutan, Pasal 214 KUHP karena melawan petugas, Pasal 170 KUHP tentang pengerusakan, dan Pasal 368 KUHP tentang pemerasan.

Hercules juga dikenakan pasal 2 Undang-UU No 12/1951 karena ditemukan senjata api dan 27 butir peluru, serta dua magazine di rumahnya.



Ikuti berbagai berita menarik yang terjadi hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(dnu/lh)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
90%
Kontra
10%