Detik.com News
Detik.com

Selasa, 09/04/2013 12:57 WIB

Penertiban PKL di Stasiun Kalideres Ricuh

Septiana Ledysia - detikNews
Penertiban PKL di Stasiun Kalideres Ricuh Bekas batu di Stasiun
Jakarta - PT KAI melakukan kegiatan pembokaran PKL di sekitar kawasan Terminal Kalideres, Jalan Semanan, Kalideres, Jakarta Barat. Namun, pembongkaran tersebut mendapat perlawanan dari warga dengan melempari batu ke arah petugas.

Sekitar ratusan PKL yang berjualan di samping stasiun mulai dibongkar pukul 09.00 WIB sesuai perjanjian dengan warga pada 31 Maret 2013 lalu. Namun, tiba-tiba warga dari dalam kios melempar batu-batu besar ke arah petugas yang berada di stasiun. Akhirnya sekitar ratusan petugas gabungan dari Polisi, TNI, dan Satpol PP mencoba mengamankan.

Pelemparan batu tersebut akhirnya bisa diredakan petugas sekitar pukul 12.00 WIB. Dan terlihat atap kios bolong-bolong dan rusak dan pem batas antara kios dan stasiun pun kita rusak karena lemparan batu.

Menurut Humas PT KAI DAOP I, Aguss mengatakan penertiban ini dilakukan untuk memperluas areal stasiun agar bisa menampung sekitar ratusan penumpang. Dan kegiatan ini sudah disosialisasikan dengan para pemilik kios PKL.

"Jadi kalau ada yang ngomong belum diberitahu itu gak mungkin karena kita sudah sosialisasikan," ujar Agus kepada wartawan di Stasiun Kalideres, Selasa (9/3/2013).

Aguss mengatakan, kegiatan ini dilakukan juga karena kontrak antara PKL dengan pihak PT KAI juga sudah habis sejak tahun 2008." Jadi kalau mereka bilang sudah diperpanjang sampai 2016 itu bukan dengan kita namun dengan pihak luar," ujarnya.

Aguss pun mengatakan, adanya perlawanan dari warga yang tidak terima kiosnya dihancurkan itu bukanlah dari pemilik kios itu sendiri. "Itu pelakunya bukan pemilik kios. Soalnya dari tanggal 31 kemarin kita sudah sepakat," imbuhnya.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(spt/gah)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 22/05/2015 20:11 WIB
    Andrinof Chaniago: Reshuffle, Kami Tak Peduli
    Andrinof Chaniago: Reshuffle, Kami Tak Peduli Ada yang menilai kurang moncernya kinerja tim ekonomi saat ini tak lepas dari kurang optimalnya peran Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Andrinof Chaniago. Kepala Bappenas itu juga dituding banyak memangkas program-program unggulan Presiden Joko Widodo yang tertuang dalam Nawa Cita.
ProKontra Index »

Ayah Pemerkosa Putri Kandung dan Bunuh 4 Anaknya Layak Dihukum Mati!

Sadriansyah, warga Sungai Kunjang, Samarinda, Kaltim tega memperkosa putri kandungnya dan membunuh 4 anak-anak sendiri saat masih kecil. Anggota Komisi VIII DPR Maman Imanulhaq berpendapat, Sadriansyah pantas dihukum mati karena menjadi ayah yang biadab. Bila Anda setuju bahwa hukuman yang setimpal bagi Sadriansyah adalah hukuman mati, pilih Pro!
Pro
91%
Kontra
9%