Selasa, 09/04/2013 01:02 WIB

Lagi, Seribuan Warga Gayo Lues di Aceh Konvoi Bendera Merah Putih

Feri Fernandes - detikNews
Warga Gayo Lues di Aceh Konvoi Bendera Merah Putih (Feri/detikcom)
Aceh - Tidak kurang dari 1000 massa dari berbagai elemen masyarakat di Kabupaten Gayo Lues, Provinsi Aceh melakukan konvoi Bendera Merah Putih. Aksi itu sebagai penolakan qanun bendera dan lambang Aceh yang telah disahkan oleh Gubernur Aceh, Zaini Abdullah pada 25 maret lalu.

Informasi yang dihimpun detikcom menyebutkan, mereka melakukan konvoi di sepanjang ruas jalan protokol di Kabupaten Gayo Lues sambil memegang bendera Merah Putih dengan mengendari berbagai kendaraan. Setelah berkonvoi mereka melakukan aksi di depan gedung DPRK Gayo Lues setempat.

Dalam orasinya di DPRK setempat, mereka menuntut agar pemerintah pusat membatalkan qanun nomor 3 tahun 2013 tentang bendera dan lambang Aceh yang sudah mengangkangi PP no 77 tahun 2007 dan aturan lainnya.

Selain itu juga mereka akan menurunkan secara paksa terhadap siapapun yang mengibarkan bendera Aceh di bumi Gayo tersebut. Serta meminta agar Pemerintah Pusat segera melahirkan Provinsi lauser Antara (ALA) demi terjaganya Negara kesatuan Republik Indonesia.

Kordinator aki, Arimiko mengatakan, aksi ini sebagai bentuk penolakan qanun Bendera dan Lambang Aceh di wilayah tinggi gayo tersebut

“Kami berharap agar pemerintah pusat mendengar tuntutan masyarakat Gayo demi perdamaian dan kesejahteraan Rakyat Aceh” ujarnya saat dihubunggi detikcom, Senin (8/4/2013).

Setelah membaca tuntutan di depan gedung DPRK setempat, mereka langsung membubarkan diri. Aksi konfoi itu berlangsung tertib dan mendapat pengawalan ketat oleh kepolisian setempat.


Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(rvk/rvk)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 14/09/2014 14:52 WIB
    Lulung: Yang Penting Pak Ahok Manis Bicara, Ai Dukung
    Gb Haji Lulung mengaku sudah tidak ada masalah dengan Ahok yang bersuara keras soal kebobrokan DPRD jika pilkada tidak dilakukan langsung. Dia mengingatkan Ahok berhati-hati bicara sehingga tidak ada yang tersinggung.
ProKontra Index »

16 Kursi Menteri dari Parpol di Kabinet Jokowi Terlalu Banyak

Presiden Terpilih Jokowi telah mengumumkan postur kabinetnya. Jokowi memberi jatah 16 kursi untuk kader parpol. Menurut pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Gun Gun Heryanto, 16 kursi untuk kader parpol ini dinilai terlalu besar, tak sesuai harapan publik. Awalnya publik mengira jatah menteri untuk parpol jauh lebih sedikit. Bila Anda setuju dengan Gun Gun Heryanto, pilih Pro!
Pro
40%
Kontra
60%