Senin, 08/04/2013 06:27 WIB

Sopir Nissan Juke Maut Juga Pamer Jack Daniels di Instagram

Sukma Indah Permana - detikNews
(Foto: Instagram @gustadwigusta)
Jakarta - Tak hanya memamerkan speedometer mobil dengan kecepatan tinggi, pengendara Nissan Juke maut, Muhammad Dwigusta Cahya (18) juga pernah memposting fotonya dengan pose tampak memegang botol minuman keras Jack Daniels. Foto tersebut diambil di dalam mobil, saat dia duduk di kursi pengemudi.

Foto dengan keterangan #instagood #instadaily #boys #girls #indonesia #yogyakarta #friends diunggah pada 110 hari yang lalu di akun Instagramnya yang bernama gustadwigusta. Tidak ada komentar, namun foto ini mendapat 7 'like'.

Foto yang sama diunggah kembali pada 92 hari yang lalu namun dalam versi yang berbeda yakni digabung dengan foto-foto Dwigusta yang lain. Foto tersebut diberi keterangan Hihi thanks #instagood #instadaily #photooftheday #indonesia #bandung #boys #handsome #purple. Di dalam foto tersebut, terdapat kalimat 'Hello Muhammad Dwigusta Cahya! Do you know what? I (tanda hati-red) your voice!'.

Dwigusta adalah pengendara Nissan Juke yang menabrak Xenia di KM 135+700 Tol Purbaleunyi kemarin (7/4)siang. Sebanyak 5 penumpang Xenia tewas seketika, sedangkan seorang anak lelaki berhasil selamat. Dwigusta saat ini masih dirawat di RS Sartika Asih.

Saat kecelakaan, dia dalam perjalanan menuju kampusnya di daerah Ciganitri, Bojongsoang, Kabupaten Bandung. Karena kondisi Dwigusta belum stabil, polisi masih menunda proses permintaan keterangan. Terkait kecepatan Nissan Juke yang dikendarai, polisi juga masih menunggu keterangan ahli.



Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(sip/fdn)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Pemprov DKI Larang Aplikasi Taksi Uber

Baru diluncurkan sepekan, aplikasi penghubung taksi Uber langsung mendapat respons negatif dari Pemprov DKI. Alasan pelarangannya, mulai dari tak ada izin, tak ada kantor, tak mengikuti tarif resmi, berpelat hitam sehingga dikhawatirkan merugikan konsumen. Bila Anda setuju dengan Pemprov DKI yang melarang aplikasi taksi Uber, pilih Pro! Bila tidak setuju pelarangan taksi Uber, pilih Kontra!
Pro
84%
Kontra
16%