Detik.com News
Detik.com
Senin, 08/04/2013 05:58 WIB

Sopir Juke Maut Pernah Pamer Speedometer 160 KM/Jam di Instagram

Sukma Indah Permana - detikNews
Sopir Juke Maut Pernah Pamer Speedometer 160 KM/Jam di Instagram (Foto: Instagram @gustadwigusta)
Jakarta - Pengendara Nissan Juke, Muhammad Dwigusta Cahya (18) yang menabrak Daihatsu Xenia di tol Purbaleunyi beberapa kali memposting foto speedometer yang menunjukkan kecepatan tinggi. Dua foto speedometer tersebut menunjukkan kecepatan rata-rata 160 km/jam.

Keduanya diunggah di media sosial Instagram dengan nama akun gustadwigusta.

Foto pertama dengan keterangan foto #nissan #car #instagood #instagram #instadaily #photooftheday #bandung #indonesia diposting pada 91 hari yang lalu jika diakses pada hari ini, Senin (8/4/2013). Jarum speedometer yang tampak dalam foto itu hampir menyentuh angka 160 km/jam.

Gambar kedua dengan keterangan #indonesia #instagood #instadaily #photooftheday #nissan #juke #nissanjuke #bandung #car huhuiiii diposting pada 101 hari yang lalu. Di dalam foto ini, jarum bergerak melampaui angka 160/jam.

Terdapat komentar dalam foto tersebut dari akun Instagram bernama lintangsagoro yang mengatakan, "Ra sah ngebut ngebut le :p (Jangan ngebut-ngebut, nak-Red)".

Dwigusta membalas komentar tersebut dengan singkat. "Wkwk hehehehe :D" tulis mahasiswa Institut Teknologi Telkom, Bandung ini. Kedua foto tersebut sama-sama mendapat 9 'like'.



Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(sip/fdn)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
99%
Kontra
1%