Detik.com News
Detik.com
Sabtu, 06/04/2013 19:08 WIB

Seorang Gadis Ditemukan Tewas dengan 9 Luka Tusukan di Serdang Bedagai

Andi Siahaan - detikNews
Seorang Gadis Ditemukan Tewas dengan 9 Luka Tusukan di Serdang Bedagai Ilustrasi
Serdang Bedagai - Seorang perempuan muda ditemukan tewas dengan sejumlah luka bekas tusukan senjata tajam di Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara (Sumut). Polisi masih menyelidiki motif kasus pembunuhan ini.

Kapolsek Sipispis AKP Bustami mengatakan korban diketahui bernama Juliana (19) warga Dusun 6, Desa Dolok Marlawan, kecamatan Dolok Marlawan, Serdang Bedagai. Korban ditemukan tewas di Dusun Kresek oleh Hasian Purba pada Sabtu (6/4/2013) sekitar pukul 11.00 WIB. Lokasi penemuan itu sekitar 200 meter dari rumah kakak korban. Saat ditemukan korban dalam keadaan tergeletak bersimbah darah.

"Dari luka tusukan yang ada di tubuh, diyakini korban dibunuh. Ada 9 luka tusuk di punggung korban," ujar Bustami kepada wartawan di Serdang Bedagai.

Sebelumnya, diketahui sekitar pukul 09.00 WIB korban berangkat dari rumahnya ke dusun Kresek dengan menggunakan sepeda motor Honda Revo BK 6491 NAI. Rencananya korban akan menjemput kakaknya, namun dua jam kemudian ditemukan tewas.

Hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), tidak ditemukan adanya unsur perampokan. Sebab sepeda motor korban ditemukan tak jauh dari mayat korban. Untuk kepentingan penyelidikan, jenazah dibawa ke RSUD Djasamen Saragih, Kota Pematangsiantar untuk diautopsi.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(rmd/rmd)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 23/02/2015 10:27 WIB
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif Wakil Kapolri Komjen Badrodin Haiti diusulkan Presiden Jokowi menjadi calon Kapolri. Komjen Badrodin mengakui masih banyak perbaikan yang perlu dilakukan di jajaran Polri. Dia juga dengan besar hati mengakui masih banyak penyimpangan yang perlu ditertibkan. Apa saja?
ProKontra Index »

MA Harus Turun Tangan Setop 'Sarpin Effect'!

Putusan hakim PN Jaksel Sarpin Rizaldi yang memperbolehkan status tersangka jadi materi gugatan praperadilan berpotensi menimbulkan kekacauan hukum di Indonesia. "MA harus menyetop. Segera batalkan putusan Sarpin. Kalau tidak, semua tersangka akan melakukan hal yang sama," jelas FH Unsoed Purwokerto, Prof Dr Hibnu Nugroho. Bila Anda setuju dengan Prof Hibnu, pilih Pro!
Pro
94%
Kontra
6%