Jumat, 05/04/2013 18:05 WIB

Bangunan Runtuh Tewaskan Puluhan Orang di India

BBCIndonesia.com - detikNews
India building collapse


Diyakini masih banyak korban tertimbun reruntuhan bangunan.

Sedikitnya 35 orang tewas, termasuk 11 anak-anak, setelah sebuah bangunan runtuh di dekat kota Mumbai, India.

Lusinan lainnya mengalami luka-luka dan banyak orang diyakini terjebak di reruntuhan bangunan tujuh lantai di Thane, Mumbai.

Polisi mengatakan blok tempat bangunan tersebut berada sebenarnya dilarang untuk melakukan pekerjaan konstruksi, tetapi pembangunan gedung masih berlanjut meski empat lantai telah dihuni warga.

Seorang petugas polisi di Thane, negara bagian Maharashtra, mengatakan satu bagian bangunan runtuh dan memicu semua struktur bangunan roboh.

Upaya pencarian korban hingga saat ini masih berlangsung.

Tidak jelas apa penyebab keruntuhan, tetapi inspektur polisi Digamber Jangale kepada BBC menduga akibat penggunaan materi yang di bawah standar.

Setidaknya empat lantai telah selesai dibangun dan telah dihuni. Para pekerja tengah menyelesaikan tiga lantai di atasnya dan menambah lantai ke delapan saat bangunan itu runtuh, kata Jangale.

Kebanyakan korban adalah pekerja bangunan, tambahnya.


Seperti kartu berjatuhan



Seorang saksi mata bernama Ramlal mengatakan bangunan terlihat miring sebelum runtuh.

"Bangunan runtuh seperti satu pak kartu berjatuhan dalam tiga hingga empat detik, katanya.

Bangunan runtuh sering terjadi di India karena praktek konstruksi yang buruk.

Wartawan BBC di Mumbai melaporkan pertambahan populasi dan kurangnya ruang menyebabkan peningkatan jumlah pembangunan, tetapi banyak pengembang yang gagal mengambil langkah pencegahan yang cukup, atau seringkali tidak memiliki ijin membangun.

Desember lalu, setidaknya 13 orang tewas saat sebagian konstruksi bangunan runtuh di kawasan Wagholi, Maharashtra.

Sebelumnya di bulan September, enam orang juga tewas dalam insiden yang sama di kota Pune, Maharashtra.


(bbc/bbc)

ProKontra Index »

Kebijakan Ahok Larang Pemotor Masuk HI Digugat

Kebijakan Gubernur DKI Basuki T Purnama atau Ahok yang melarang kawasan HI hingga Medan Merdeka Barat akan digugat. Kebijakan itu dinilai diskriminatif. Bagaimana menurut Anda? Bila Anda setuju kebijakan itu digugat pilih Pro. Bila tidak setuju kebijakan itu digugat pilih Kontra.
Pro
59%
Kontra
41%