Jumat, 05/04/2013 14:10 WIB

Terima Suap Penyelundupan BlackBerry, 2 Pegawai Bea Cukai Ditangkap

Indra Subagja - detikNews
Jakarta - 2 Pegawai Bea dan Cukai ditangkap Mabes Polri. Pegawai berinisial IS dan JJ itu diduga menerima uang suap bernilai ratusan juta rupiah terkait penyelundupan ribuan ponsel BlackBerry.

"Keduanya menerima uang secara bertahap senilai Rp 195 juta," kata Direktur Ekonomi Khusus Mabes Polri Brigjen Pol Arief Sulistyanto di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta, Jumat (5/4/2013).

Arief menjelaskan, penangkapan 2 pegawai Bea dan Cukai itu terjadi pada Maret lalu. Pengungkapan kasus itu bermula dari tertangkapnya seorang tersangka Caesar MR, yang berperan sebagai kurir penyelundupan.

"Jadi penyelundupan dilakukan dari Singapura melalui Bandara Sultan Mahmud Badarudin II Palembang. Kedua petugas Bea Cukai itu bertugas di bandara itu," tutur Arief. Kedua pegawai itu sudah ditahan di Mabes Polri, termasuk tersangka Caesar.

Kasubdit IV Money Laundering Direktorat Kombes Pol Agung Setya menambahkan, pengungkapan kasus ini berawal pada akhir Februari lalu.

Saat itu, anggota patroli Polsek Sukarami Palembang menahan mobil Avanza bernopol BG 511 UK. Setelah diperiksa di dalam mobil terdapat 4.764 unit BlackBerry dan smartphone. Pihak kepolisian setempat kemudian melakukan pengembangan, hingga didapatkan bukti bahwa HP itu barang ilegal.

"Tersangka Caesar mengakui barang itu selundupan dari Singapura dan dimasukkan dengan menyuap pegawai Bea dan Cukai. Barang itu untuk diserahkan ke seorang warga Jakarta," terang Agung.

Setelah diproses, akhirnya pada Maret lalu dilakukan penahanan dan pelimpahan kasus ini ke Mabes Polri. Para pelaku dijerat dengan tindak pidana pencucian uang pasal 3,5, dan 10 UU No 8/2010 dan UU Korupsi pasal 12 a.

"Ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar," tegasnya.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(ndr/nrl)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

16 Kursi Menteri dari Parpol di Kabinet Jokowi Terlalu Banyak

Presiden Terpilih Jokowi telah mengumumkan postur kabinetnya. Jokowi memberi jatah 16 kursi untuk kader parpol. Menurut pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Gun Gun Heryanto, 16 kursi untuk kader parpol ini dinilai terlalu besar, tak sesuai harapan publik. Awalnya publik mengira jatah menteri untuk parpol jauh lebih sedikit. Bila Anda setuju dengan Gun Gun Heryanto, pilih Pro!
Pro
43%
Kontra
57%