Rabu, 03/04/2013 14:46 WIB

Obama Berterima Kasih Atas Bantuan Militer Singapura

Novi Christiastuti Adiputri - detikNews
Lee Hsien Loong & Barack Obama (Straits Times)
Washington - Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama menyampaikan terima kasih kepada militer Singapura. Pernyataan ini terkait dengan penempatan kapal perang AS di wilayah perairan Singapura sebagai bagian dari kebijakan AS di wilayah Asia.

Pernyataan Obama ini disampaikan ketika dirinya menggelar pertemuan dengan Perdana Menteri Singapura, Lee Hsien Loong di Ruang Oval Gedung Putih, Washington, AS, pada Selasa (2/4) waktu setempat. Obama juga memuji Singapura sebagai contoh yang baik untuk dunia dan merupakan sekutu penting dan penasihat bagi AS di Asia.

Pertemuan Obama dengan PM Lee ini berlangsung beberapa saat sebelum kapal perang AS, USS Freedom tiba untuk memulai misi sementaranya di perairan Singapura. USS Freedom merupakan satu dari empat kapal perang AS yang akan berpatroli di wilayah perairan Singapura.

"Kita memiliki kerjasama militer yang sangat dekat," ujar Presiden Obama seperti dilansir AFP, Rabu (3/4/2013). Obama pun memuji Singapura sebagai salah satu negara tersukses di dunia.

"Saya ingin berterima kasih kepada Singapura atas segala fasilitas yang mereka sediakan, yang membantu kami mempertahankan keberadaan kami di wilayah Pasifik," imbuhnya.

Menanggapi Obama, PM Lee mengaku sangat senang dengan kebijakan pemerintah AS di bawah Presiden Obama yang terus berusaha mempererat hubungan dengan negara-negara di kawasan Asia-Pasifik. "Kami berharap dalam beberapa minggu lagi, bisa menyambut kedatangan kapal perang litoral pertama, yang akan tiba di Singapura dan kami akan menjadi tuan rumahnya selama beberapa bulan," ucap PM Lee.

Empat kapal perang AS, yang didesain khusus untuk berlayar di perairan dangkal dekat pantai tersebut, akan melakukan patroli dan difokuskan pada tugas pemberantasan teroris dan bajak laut di wilayah SIngapura.

Menurut Obama, Singapura selama ini telah menjadi pemberi nasihat utama dan membantu interpretasi situasi di kawasan Asia, terutama China, bagi pemerintah AS. Obama pun memuji PM Lee sebagai orang yang sangat membantu dirinya.

"Secara pribadi, hanya ada sedikit pemimpin dunia yang saya apresiasi nasihatnya, sarannya dan analisisnya melebihi PM Lee," ucap Obama.


Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(nvc/ita)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

16 Kursi Menteri dari Parpol di Kabinet Jokowi Terlalu Banyak

Presiden Terpilih Jokowi telah mengumumkan postur kabinetnya. Jokowi memberi jatah 16 kursi untuk kader parpol. Menurut pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Gun Gun Heryanto, 16 kursi untuk kader parpol ini dinilai terlalu besar, tak sesuai harapan publik. Awalnya publik mengira jatah menteri untuk parpol jauh lebih sedikit. Bila Anda setuju dengan Gun Gun Heryanto, pilih Pro!
Pro
41%
Kontra
59%