Selasa, 02/04/2013 13:24 WIB

Tolak Lambang GAM, Warga Aceh Barat Bagikan 1.000 Bendera Merah Putih

Feri Fernandes - detikNews
Meulaboh - Setelah gelombang euforia pengibaran bendera lambang GAM di sejumlah daerah di Aceh, kini muncul penolakan. Pemakaian lambang bendera GAM di Provinsi Aceh itu menuai protes. Salah satu buktinya, warga di Kabupaten Aceh Barat membagikan 1000 lembar Bendera Merah Putih.

Forum Masyarakat Kabupaten Aceh Barat, Teuku Raja Abdullah mengatakan, pihaknya akan membagikan 1.000 lembar bendera merah putih kepada warga, khususnya warga ibukota Aceh Barat, Meulaboh.

"Pembagian 1.000 lembar Bendera Merah Putih ini sebagai aksi penolakan masyarakat Kabupaten Aceh Barat terhadap qanun bendera dan lambang Aceh itu," Kata anggota Forum masyarakat Meulaboh, Teuku Raja Abdullah saat dihubunggi detikcom, Selasa (2/4/2013).

Menurut Raja, Bendera Bulan Bintang itu bukan keinginan masyarakat Aceh, melainkan keinginan sekelompok saja. Sehingga dapat menimbulkan konflik Aceh kedepannya.

"Sebelum qanun bendera yang disahkan oleh Geburnur Zaini Abdullah pada 25 maret lalu, masyarakat Aceh merasakan perdamaian. Namun saat ini malah menimbulkan konflik," sebutnya.

Pihaknya berharap kepada pemerintah pusat segera membatalkan qanun itu, sehingga dapat menekan perpecahan bagi masyarakat Aceh.

"Kalau ingin lambang daerah, pakai saja lambang kerajaan Iskandar Muda saja, jangan lambang Bulan Bintang," ujarnya.

Pengesahan Qanun Aceh tentang Bendera dan Lambang dilakukan, Senin (25/3/2013) lalu. Gubernur Aceh selaku Kepala Pemerintah Aceh, Zaini Abdullah, menetapkan Qanun Aceh Nomor 3 Tahun 2013 tentang Bendera dan Lambang Aceh pada tanggal 25 Maret 2013 dan Qanun tersebut diundangkan/ditempatkan dalam Lembaran Aceh Tahun 2013 Nomor 3 dan Tambahan Lembaran Aceh Nomor 49, serta II (dua) Lampiran.


Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(ndr/ndr)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%