detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Kamis, 17/04/2014 02:54 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Selasa, 02/04/2013 11:14 WIB

Paripurna Molor Hampir Sejam, 241 Anggota DPR Bolos

Ferdinan - detikNews
Jakarta - Sidang paripurna di gedung DPR hari ini molor 50 menit dari jadwal yang ditentukan pukul 10.00 WIB. Sidang baru dimulai sekitar pukul 10.50 WIB. Dalam daftar absensi di depan ruang rapat paripurna sudah 319 anggota DPR yang tanda tangan.

Berdasarkan daftar kehadiran pukul 10.50 WIB, Selasa (2/4/2013), anggota yang belum hadir ada 241 dari total 560 anggota dewan. Sebelumnya pada pukul 10.00 WIB, baru 89 anggota DPR yang menandatangani absensi kehadiran.

Anggota Fraksi Demokrat yang hadir 98 anggota, Golkar 60, PDIP 50, PKS 29, PAN 24, PPP 17, PKB 16, Gerindra 14, dan Hanura 14.

Paripurna yang dipimpin Wakil Ketua DPR Pramono Anung membahas 4 agenda yang seharusnya dimulai pukul 10.00 WIB. Agenda pertama, penyampaian ikhtiar hasil pemeriksaan BPK semester II tahun 2012; kedua, laporan komisi XI mengenai pembahasan calon gubernur BI.

Agenda ketiga, laporan Komisi III tentang calon pengganti hakim MK dan keempat, laporan BURT mengenai hasil penyempurnaan rancangan peraturan tentang peliputan pers dilanjutkan pengambilan keputusan.

Seorang Balita Tercebur Ke Dalam Kuali Panas. Saksikan selengkapnya di "Reportase Pagi" pukul 04.30 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(fdn/rmd)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
84%
Kontra
16%