detikcom
Senin, 01/04/2013 17:42 WIB

Lepas Jabatan Hakim Konstitusi, Mahfud MD Disambut Warga dengan Shalawat

Rini Friastuti - detikNews
Penyambutan Mahfud MD (rini/detikcom)
Jakarta - Usai melepas jabatan sebagai hakim konstitusi, Mahfud MD langsung disambut 150 masyarakat di halaman gedung Mahkamah Konstitusi (MK). Masyarakat menyambut dengan mengelu-elukan Mahfud MD dan diiringi dengan rebana shalawat.

Pelepasan tersebut berlangsung haru di gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Senin (1/4/2013) sekitar pukul 16.45 WIB.

"Tadi pagi saya pukul 02.30 WIB bangun dengan rasa sendu. Saya bangun bersama istri saya, salat malam tadi saya merasa sendu. Ini adalah hari terakhir saya tidur di Widya Chandra sebagai pejabat resmi," kata Mahfud.

"Saya tidak sedih tapi sendu, campuran dari sedih, senang, mengingat hakim yang setiap hari bertemu sehingga seperti saudara. Mungkin volume ketemu dengan para hakim lebih sering ketimbang ketemu istri. Tidak tahunya sudah 5 tahun," imbuhnya.

Hadir dalam acara tersebut 8 hakim konstitusi lainnya, termasuk hakim konstitusi yang baru dilantik, Arief Hidayat. MK dalam kesempatan tersebut memberikan kenang-kenangan berupa lukisan Mahfud MD ukuran jumbo.

"Saya yakin, MK ini pada tingkat hakim seluruhnya bersih. Kenapa pada tingkat hakim? Karena ada orang yang coba-coba suap pegawai di tingkat bawah. Orang tersebut kita pecat dan kita bawa ke KPK. Hakim tidak bisa disentuh oleh hal-hal tersebut," ujar Mahfud.

"Saya berharap agar MK dalam keadaannya seperti ini harus dipertahankan. Jangan mau ditekan oleh apa pun. Seperti anggaran mau dipotong, hakim harus punya moralitas, jangan mau ditekan. Kalau tidak, maka kita tidak ada harganya di mata bangsa," sambung pria kelahiran Madura ini.

Usai memberikan sambutan dan ramah tamah, Mahfud langsung keluar dari gedung MK dan menyalami masyarakat yang telah menunggu. Mereka berdesak-desakan untuk bisa bersalaman dengan Mahfud MD hingga Mahfud memasuki mobilnya.



Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(asp/nrl)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Motor akan Dilarang Melintas di Jalan Protokol Jakarta

Pada Desember 2014 mendatang motor tidak diperbolehkan untuk melintas di Bundaran HI hingga Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat. Rencananya motor akan dilarang di semua jalan protokol yang ada di Jakarta. Bila Anda setuju dengan kebijakan Pemprov DKI ini, pilih Pro!
Pro
34%
Kontra
66%