detikcom

Senin, 01/04/2013 17:26 WIB

Bendera GAM Dikibarkan di Banda Aceh, Warga Aceh Tengah Arak Merah Putih

Feri Fernandes - detikNews
Massa konvoi di Banda Aceh (Foto: Feri Fernandes/detikcom)
Lhokseumawe - Provinsi Aceh ramai usai bendera GAM disahkan jadi bendera Aceh. Di Banda Aceh, seribuan orang mengarak bendera GAM, sedangkan di Takengon, Aceh Tengah, massa mengarak bendera Merah Putih.

Di Takengon, massa mengatasnamakan Aliansi Masyarakat Lauser Antara (ALA). Bersama mahasiswa, mereka berkeliling kota sambil mengibarkan bendera Merah Putih.

"Aksi ini sebagai bentuk penolakan keras kami terhadap bendera GAM," kata koordinator aksi, Aramiko Aritonang saat dihubungi detikcom, Senin (1/4/2013).

Menurut Aramiko, bendera Aceh yang disahkan itu bukanlah bendera lambang daerah Aceh. Dikhawatirkan akan menimbulkan konflik. Karena itu, massa meminta pemerintah pusat tidak menerima Qanun Bendera dan Lambang Aceh.

"Ketika pemerintah pusat mengesahkan qanun itu, kami masyarakat ALA akan menuntut pemerintah pusat karena sudah menimbulkan konflik internal di Aceh," ujar aktivis Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia ini.

Setelah mengarak bendera Merah Putih, massa berorasi ke gedung DPRK Aceh Tengah. Mereka menuntut agar Dewan setempat menolak keberadaan qanun itu di wilayah Bagian Tengah Aceh.

Konvoi itu berakhir setelah tuntutan massa tersebut ditampung oleh Dewan setempat. Adapun massa yang mengikuti konvoi itu diantaranya dari masyarakat Gayo Lues, Bener Meuriah, Aceh Tengah, Kuta Cane, Aceh Singkil, dan Subussalam.

Pengesahan Qanun Aceh tentang Bendera dan Lambang dilakukan, Senin (25/3/2013) lalu. Gubernur Aceh selaku Kepala Pemerintah Aceh, Zaini Abdullah, menetapkan Qanun Aceh Nomor 3 Tahun 2013 tentang Bendera dan Lambang Aceh pada tanggal 25 Maret 2013 dan Qanun tersebut diundangkan/ditempatkan dalam Lembaran Aceh Tahun 2013 Nomor 3 dan Tambahan Lembaran Aceh Nomor 49, serta II (dua) Lampiran.


(try/try)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Biarkan Ahok Pilih Pendampingnya Pimpin DKI

Siapa bakal pendamping Plt Gubernur DKI Ahok? Masih menjadi pro kontra antara parpol di DPRD DKI dan Kemendagri. Kemendagri memastikan Plt Gubernur DKI Basuki T Purnama atau Ahok menjadi Gubernur menggantikan Joko Widodo. Setelah diberhentikan sebagai Wagub dan Plt Gubernur dan diangkat menjadi Gubernur, Ahok bisa memilih dua orang untuk menjadi wakilnya. Bila Anda setuju dengan Kemendagri, pilih Pro!
Pro
74%
Kontra
26%