detikcom
Senin, 01/04/2013 11:46 WIB

Takut Diperkosa, ABG Ini Lompat dari Mobil Berkecepatan Tinggi

Rachmadin Ismail - detikNews
Asiaone
Kuala Lumpur - Seorang ABG berusia 14 tahun di Malaysia nyaris menjadi korban perkosaan di mobil. Namun karena keberaniannya untuk lompat dari mobil berkecepatan tinggi itu, sang sopir bejat harus berurusan dengan polisi.

Dilansir Asiaone, Senin (1/4/2013), kejadian ini berlangsung di jalanan dari Alor Gajah-Linggi, Malaysia, sekitar pukul 08.30 pagi waktu setempat. Saat itu, sang gadis sedang berjalan-jalan dengan kekasihnya yang berusia 17 tahun menggunakan sepeda motor menuju Taman Perdana Jernih.

Namun, di tengah jalan mereka kehabisan bensin. Keduanya pun menunggu dijemput oleh ayah dari si pacar laki-laki.

Saat asyik menunggu, tiba-tiba datang seorang pria menggunakan mobil Proton Iswara menawarkan tumpangan pada sang gadis hingga ke rumahnya. Gadis itu setuju karena ada anak kecil di mobil tersebut. Tak ada rasa curiga sama sekali. Sementara sang pacar tetap menunggui motornya.

"Lalu pria tersebut menurunkan anak kecil itu di sekolahnya dan lanjut mengemudi ke arah Linggi, arah kebalikan dari korban," kata petugas kepolisian, Umar Ali.

Sekitar 12 km dari sekolah anak kecil tadi, gadis ini mulai curiga. Sebab pria yang memberinya tumpangan mulai berbicara jorok. Tiba-tiba pintu mobil pun dikunci.

Akhirnya, gadis itu membuka jendela dan memutuskan untuk lompat dari mobil. Padahal saat itu, mobil dipacu dengan kecepatan cukup tinggi.

Gadis itu selamat namun harus mengalami luka tujuh jahitan. Sang pelaku percobaan pemerkosaan bisa ditangkap di kawasan Kuala Sungai Baru sore harinya.


Ikuti sejumlah peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 12.45 WIB

(mad/nrl)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
69%
Kontra
31%