Detik.com News
Detik.com

Senin, 01/04/2013 04:06 WIB

Yassir, Pengemudi Camry Nahas Dikenal Miliki Showroom Mobil Mewah

Edward Febriyatri Kusuma - detikNews
Yassir, Pengemudi Camry Nahas Dikenal Miliki Showroom Mobil Mewah
Jakarta - Kecelakaan Mobil Toyota Camry menewaskan dua orang yang ada di dalamnya. Diketahui salah seorang korban tewas bernama Yassir warga Pulo Gadung, Jaktim. Dalam kesehariannya korban dikenal sebagai pengusaha showroom mobil mewah.

"Terakhir-terakhir baru tahu kalau dia pengusaha showroom mobil mewah," kata Agus Wahsugianto (49), Ketua RT 14/01, Jati, kepada detikcom, Minggu (31/3/2013).

Agus menuturkan tidak mengetahui dimana letak showroom mobil tersebut. Namun dugaan ini didapat dari keterangan warga yang sering melihat korban memakirkan mobil mewah di depan rumahnya. Lanjut Agus korban pernah juga terlibat pertengkaran dengan warga gara-gara mobilnya menyenggol mobil lain yang tengah parkir. Namun supaya tidak berlarut-larut, warga sekitar akhirnya turun tangan untuk mendamaikan.

"Orangnya suka cari masalah, mobil diparkir di depan rumahnya terus dan ganggu orang lewat," ucap Agus.

Agus mengakui dirinya sempat ditelepon oleh tetangga korban dan meminta pertolongan supaya dipanggilkan satpam. Mereka mengeluh karena sempat terjadi kegaduhan saat korban didatangi debt collector.

"Korban teriak-teriak sampai ganggu tetangga. Lalu saya panggil satpam, saya bilang awasin dari jauh saja dan jangan terlalu turut campur," ungkapnya.

Lanjut Agus, dalam pergaulan sehari-hari korban dikenal sebagai pribadi yang jarang berkomunikasi dengan tetangga. Namun dari pengakuan tetangga istri korban dikenal sebagai pribadi yang suka bersosialisasi.

"Kalau istrinya mau berkomunikasi soalnya baik, tapi suaminya itu kurang sosialisasi sama warga sekitar sini," pungkasnya.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(ndu/rvk)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 23/02/2015 10:27 WIB
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif Wakil Kapolri Komjen Badrodin Haiti diusulkan Presiden Jokowi menjadi calon Kapolri. Komjen Badrodin mengakui masih banyak perbaikan yang perlu dilakukan di jajaran Polri. Dia juga dengan besar hati mengakui masih banyak penyimpangan yang perlu ditertibkan. Apa saja?
ProKontra Index »

MA Harus Turun Tangan Setop 'Sarpin Effect'!

Putusan hakim PN Jaksel Sarpin Rizaldi yang memperbolehkan status tersangka jadi materi gugatan praperadilan berpotensi menimbulkan kekacauan hukum di Indonesia. "MA harus menyetop. Segera batalkan putusan Sarpin. Kalau tidak, semua tersangka akan melakukan hal yang sama," jelas FH Unsoed Purwokerto, Prof Dr Hibnu Nugroho. Bila Anda setuju dengan Prof Hibnu, pilih Pro!
Pro
95%
Kontra
5%