detikcom
Minggu, 31/03/2013 18:07 WIB

Menang di Sumut dan Jabar, PKS: Pilgub Jateng Ujian Tertinggi

Muchus Budi R. - detikNews
Solo - Meskipun jagonya sukses memenangi Pilgub Jabar dan Sumut, PKS belum puas jika belum meraih hasil serupa di kandang banteng, yakni Jateng. Jateng dinilai sebagai batu ujian tertinggi. PKS yakin, jika mampu mematahkan mitos dominasi merah (PDIP) di Jateng, maka kemenangan itu akan menjadi tiket emas bagi PKS menuju tiga besar di Pemilu 2014.

"Pilkada Jateng ini ibarat tiket emas sekaligus batu ujian tertinggi bagi PKS. Jika di Jateng ini kita menang, maka di Pilkada di daerah lain akan demikian juga. Kemenangan ini nanti akan menjadi jalan bagi PKS menuju tiga besar di Pemilu 2014," ujar Ketua DPP PKS, Bodi Dewantoro, Minggu (31/3/2013).

Dalam Pilgub Jateng yang akan digelar pada 26 Mei mendatang, PKS bersama lima parpol lainnya mendukung pasangan Hadi Prabowo - Don Murdono. Pasangan tersebut akan berhadapan dengan petahana Bibit Waluyo yang berpasangan dengan Sudjiono yang didukung Partai Demokrat, Partai Golkar dan PAN.

Calon lain yang paling diperhitungkan oleh PKS adalah pasangan Ganjar Pranowo - Heru Sujatmoko. PKS bukan tanpa alasan menempatkan pasangan tersebut sebagai lawan terberat karena diusung oleh PDIP. Sedangkan Jateng selama ini dikenal sebagai 'kandang banteng' karena merupakan daerah basis utama pendukung PDIP.

"Dalam Pilgub (di Jateng) ini kita punya misi penting untuk mematahkan mitos bahwa Jawa Tengah, khususnya Solo, adalah basis merah (PDIP)," tegasnya.

Untuk kepentingan itu, PKS akan memanfaatkan acara milad PKS ke-15 yang akan dipusatkan di Solo pada 20-21 April mendatang. Acara yang akan dihadiri 5.000 pengurus PKS dari seluruh Indonesia itu dinilai merupakan momentum tepat bagi PKS untuk merapatkan barisan menghadapi Pilkada di sejumlah daerah, terutama di Jateng, untuk menuju kepentingan lebih besar yaitu Pemilu 2014.

(mbr/try)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Biarkan Ahok Pilih Pendampingnya Pimpin DKI

Siapa bakal pendamping Plt Gubernur DKI Ahok? Masih menjadi pro kontra antara parpol di DPRD DKI dan Kemendagri. Kemendagri memastikan Plt Gubernur DKI Basuki T Purnama atau Ahok menjadi Gubernur menggantikan Joko Widodo. Setelah diberhentikan sebagai Wagub dan Plt Gubernur dan diangkat menjadi Gubernur, Ahok bisa memilih dua orang untuk menjadi wakilnya. Bila Anda setuju dengan Kemendagri, pilih Pro!
Pro
76%
Kontra
24%