detikcom
Minggu, 31/03/2013 15:08 WIB

Palopo Pos Dibakar Massa dengan Tabung Gas dan Bom Molotov

Muhammad Taufiqqurahman - detikNews
Jakarta - Kota Polopo, Sulawesi Selatan (Sulsel) mendadak mencekam setelah ratusan massa membakar gedung-gedung di kota itu. Kantor berita Palopo Pos pun ikut dibakar massa dengan menggunakan tabung gas dan bom molotov.

"Kantor Palopo Pos dibakar oleh puluhan orang," ujar pegawai Palopo Pos, Sudar saat dihubungi detikcom, Minggu (31/3/2013).

Menurut Sudar, sekitar pukul 13.00 WITA ratusan massa berkumpul di kantor Wali Kota Palopo. Namun sejam kemudian, pihak Palopo Pos mendapatkan teror via menyebutkan kantor berita itu akan dibakar.

"Teman-teman pergi ke polisi dan tentara tetapi semua aparat terkonsentrasi di kantor Wali Kota," terangnya.

Tidak berapa lama setelah kepergian karyawan Palopo Pos untuk meminta pengamanan, puluhan massa tiba-tiba muncul di depan kantor tersebut dan mulai melempari kantor itu.

"Anak-anak kecil bawa tabung gas tiga kilo lalu dibakar. Kami juga dilempari bom molotov," kata Sudar.

Atas peristiwa itu, salah seorang wartawan sempat terperangkap di dalam gedung. Namun berhasil menyelamatkan diri. Lantai satu kantor tersebut habis terbakar, sementara lantai dua hanya sebagian.

"Kondisi saat ini di Palopo masih mencekam. Aparat masih melakukan pengamanan," ucapnya.



Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.30 WIB

(fiq/try)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru Indeks Berita ยป
ProKontra Index »

Motor akan Dilarang Melintas di Jalan Protokol Jakarta

Pada Desember 2014 mendatang motor tidak diperbolehkan untuk melintas di Bundaran HI hingga Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat. Rencananya motor akan dilarang di semua jalan protokol yang ada di Jakarta. Bila Anda setuju dengan kebijakan Pemprov DKI ini, pilih Pro!
Pro
34%
Kontra
66%