detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Kamis, 17/04/2014 04:54 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Selasa, 26/03/2013 17:16 WIB

Ketua KPU: Tahapan Pemilu Diubah Bukan Karena Kepentingan Parpol

M Iqbal - detikNews
Jakarta - Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengubah Peraturan KPU (PKPU) Nomor 7 tahun 2012 tentang tahapan Pemilu, menjadi PKPU Nomor 6 Tahun 2013. Menurut ketua KPU Husni Kamil Manik, perubahan itu hanya imbas dari perubahan PKPU sebelumnya.

"Pada prinsipnya itu sudah dikonsultasikan (dengan DPR) pada PKPU yang lain, misalnya PKPU pencalonan. Jadi itu imbas saja dari PKPU terdahulu," kata ketua KPU Husni Kamil Manik, di Kantor Bawaslu, Jalan MH Thamrin, Jakpus, Selasa (26/3/2013).

Menurutnya, perubahan PKPU tentang tahapan Pemilu itu akan kembali dibicarakan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan komisi II DPR pada Kamis (28/3) malam mendatang.

"Komisi II kemarin setuju juga meminta RDP lanjutan itu dalam bentuk konsultasi. Kalau dalam konsultasi kan ada kewenangan dari yang dimiliki oleh KPU dan para pihak itu, pemerintah dan DPR untuk kemudian membuat konklusi suatu peraturan baru atau perubahan terhadap suatu aturan," ungkapnya.

Sementara saat ditanya apakah perubahan Peraturan KPU tentang tahapan Pemilu itu untuk kepentingan partai politik tertentu, Husni menjawab tidak ada.

"Oh, nggak ada," jawab mantan Ketua KPU Sumbar itu.

KPU melakukan perubahan tahapan Pemilu dengan mengganti PKPU Nomor 7 Tahun 2012 tentang Tahapan, Program dan Jadual Penyelenggaraan Pemilu Anggota DPR, DPD, dan DPRD Tahun 2014 menjadi PKPU Nomor 6 Tahun 2013.

Salah satu materi yang berubah dari Perubahan PKPU itu adalah mundurnya masa akhir pendaftaran caleg yang semula dilakukan tanggal 9-15 April menjadi 9-22 April 2013. Perubahan PKPU soal tahapan Pemilu ini menjadi perubahan yang keempat dari PKPU sebeumnya.


Seorang Balita Tercebur Ke Dalam Kuali Panas. Saksikan selengkapnya di "Reportase Pagi" pukul 04.30 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(bal/van)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
85%
Kontra
15%