detikcom
Selasa, 26/03/2013 16:34 WIB

Tabrak 2 Orang Hingga Tewas, Sopir Livina Maut Terancam 12 Tahun Bui

Salmah Muslimah - detikNews
Jakarta - Masih ingat dengan peristiwa tabrakan Livina maut yang menewaskan 2 orang saat sedang makan pecel lele di pinggir jalan Ampera, Jakarta Selatan? Sang Sopir Andhika Pradipta kini disidang dan terancam 12 tahun penjara.

"Terdakwa dengan sengaja mengemudikan kendaraan bermotor dengan cara atau keadaan yang membahayakan bagi nyawa atau barang mengakibatkan kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan orang lain meninggal dunia," kata Jaksa Penuntut Umum, Arya Wicaksana saat membacakan surat dakwaan di ruang sidang PN Jaksel, Jalan Ampera Raya, Jakarta, Selasa (26/3/2013).

Arya mendakwa Andika dengan sejumlah pasal. Perbuatan Andhika hingga menghilangkan dua nyawa didakwa dengan pasal 311 ayat 5 UU no 22/2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan dengan ancaman maksimal 12 tahun penjara dan denda Rp 24 juta. Andhika juga didakwa dengan pasal 311 ayat 4 karena telah menyebabkan korban luka berat dengan ancaman 10 tahun pidana dan denda maksimal Rp 20 juta.

"Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dalam pasal 311 ayat 2, 4 ,5 dan 312 UU no 22/2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan," ucap Arya.

Sidang yang diketuai oleh Matheus Samiadji ini berlangsung sekitar 30 menit. Usai jaksa membacakan dakwaan, Hakim menawarkan pembelaan terhadap Andhika, namun ditolak.

"Tidak mengajukan keberatan yang mulia," kata Hidayat Bostam menjawab pertanyaan hakim.

Sidang ditunda pekan depan Selasa (2/4) dengan agenda mendengarkan keterangan saksi.

Ditemui usai persidangan, kuasa hukum mengatakan Andhika telah memenuhi tanggung jawabnya terhadap korban. Dia berharap agar hukuman yang dijatuhkan hakim bisa ringan.

"Korban-korban sudah diganti rugi, motor santunin. Jadi sekarang tinggal proses menjalani hukuman," ucap Hidayat usai sidang.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(slm/mad)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Biarkan Ahok Pilih Pendampingnya Pimpin DKI

Siapa bakal pendamping Plt Gubernur DKI Ahok? Masih menjadi pro kontra antara parpol di DPRD DKI dan Kemendagri. Kemendagri memastikan Plt Gubernur DKI Basuki T Purnama atau Ahok menjadi Gubernur menggantikan Joko Widodo. Setelah diberhentikan sebagai Wagub dan Plt Gubernur dan diangkat menjadi Gubernur, Ahok bisa memilih dua orang untuk menjadi wakilnya. Bila Anda setuju dengan Kemendagri, pilih Pro!
Pro
76%
Kontra
24%