detikcom
Senin, 25/03/2013 14:40 WIB

Revisi UU Advokat, Ketua Ikadin Otto Hasibuan Cecar Ikadin Todung

Ahmad Toriq - detikNews
Otto Hasibuan (ari/detikcom)
Jakarta - Rapat Badan Legislasi (Baleg) DPR dengan 8 asosiasi advokat berlangsung panas. Begitu dimulai, rapat langsung panas dengan perdebatan saat Ikatan Advokat Indonesia (Ikadin) pimpinan Otto Hasibuan dicecar Todung Mulya Lubis. Saat ini, Todung juga membuat organisasi dengan nama serupa, Ikadin.

Rapat dipimpin dan dibuka oleh Wakil Ketua Baleg DPR Achmad Dimyati Natakusumah. Dimyati mengajak 8 asosiasi advokat untuk memberi masukan terhadap RUU Advokat.

Dimyati memberi kesempatan pertama kepada Ikadin dan mempersilakan Otto Hasibuan untuk bicara. Nah disinilah permasalahan dimulai. Ketika Otto hendak bicara, ada teriakan yang mendahului. Tak jelas benar, namun teriakan itu mendiskreditkan Todung Mulya Lubis.

Teriakan itu kemudian disambut oleh Sekretaris Jenderal Ikadin pimpinan Otto Hasibuan, Adar Dam. Dia meminta Todung tak dilibatkan dalam rapat.

"Ikadin yang resmi adalah Ikadin pimpinan Otto Hasibuan. Todung sudah dipecat dan bukan lagi pengacara karena hak beracaranya sudah dicabut," kata Adar di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (25/3/2013).

Pernyataan Adar itu disambut dengan teriakan-teriakan "Keluarkan Todung", "Usir Todung" dari beberapa anggota advokat.

Teriakan itu dibalas oleh anggota Ikadin Todung. Mereka berteriak membela Todung, "Hidup Todung".

"Saya tidak mengakui pemecatan itu, saya hingga saat ini masih beracara dan memimpin DPD Ikadin di seluruh Indonesia," kata Todung yang akhirnya angkat bicara.

Menengahi perdebatan, Dimyati mencoba meminta semua pihak menahan diri. Dia mengatakan akan memberi kesempatan semua pihak bicara. Namun peserta rapat belum terima. Hingga saat ini perdebatan masih berlangsung.



Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.30 WIB

(trq/asp)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
74%
Kontra
26%