detikcom

Senin, 25/03/2013 13:18 WIB

PKPI Bang Yos Dapat Nomor Urut 15 di Pemilu 2014

M Iqbal - detikNews
Ketua Umum PKPI Sutiyoso
Jakarta - KPU akhirnya meloloskan Partai Kesatuan Persatuan Indonesia (PKPI) sebagai peserta Pemilu 2014. KPU memberikan nomor urut 15 bagi partai besutan Sutiyoso atau Bang Yos itu.

"KPU tertibkan SK nomor 166/Kpts/KpoU/2013 yang menetapkan PKP Indonesia mendapat nomor urut 15," kata ketua KPU Husni Kamil Manik dalam jumpa pers di kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Senin (25/3/2013).

Hadir dalam konferensi pers itu seluruh komisioner KPU, Arief Budiman, Juri Ardiantoro, Ida Budhiati, Sigit Pamungkas, Hadar Nafis dan Ferry Kurnia Rizkiyansyah. Sementara dari PKPI, hadir pengurus dan kader sekitar 50 orang.

Menurutnya, PKPI mendapat nomor 15 karena nomor 14 adalah Partai Bulan Bintang (PBB), sementara nomor 11, 12 dan 13 adalah partai lokal di Aceh.

Sebelumnya KPU menetapkan PKPI sebagai peserta Pemilu 2014 sebagai tindaklanjut atas keputusan PTTUN yang meloloskan PKPI dalam Pemilu 2014.



Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(bal/van)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%