detikcom
Rabu, 20/03/2013 08:22 WIB

Kemenlu Siap Bantu KPK Lacak Harta Irjen Djoko di Luar Negeri

Moksa Hutasoit - detikNews
Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi terus menelusuri harta-harta yang dimiliki Irjen Djoko Susilo. Kemenlu pun siap membantu KPK untuk menelusuri harta tersangka kasus Simulator SIM itu.

Menurut Menlu Marty Natalegawa menyatakan pihaknya memiliki jalinan kerjasama yang cukup erat dengan KPK. Oleh karenanya, setiap komisi antikorupsi tersebut meminta tolong, Kemenlu melalui perwakilannya pun tak segan langsung membantu.

"Selama ini, setiap kali KPK ada permintaan kasus yang melibatkan Kemenlu perwakilan kita, selalu diberi approach kasus itu dilakukan," kata Marty di Istana Merdeka, Jl Medan Merdeka, Jakarta, Selasa (19/3/2013).

Meski begitu, khusus mengenai kasus Irjen Djoko, Marty belum mendapat informasi soal permintaan bantuan. Namun jika ada, Kemenlu pun akan siap memberikan bantuan.

"Kalau secara keseluruhan, setiap ada permasalahan permintaan kasus selalu kita berikan," tandasnya.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(fjp/trq)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
68%
Kontra
32%
MustRead close