Detik.com News
Detik.com

Selasa, 19/03/2013 17:47 WIB

Pemerintah Buka 60 Ribu Lowongan CPNS Baru Juli 2013

Khairul Ikhwan - detikNews
Pemerintah Buka 60 Ribu Lowongan CPNS Baru Juli 2013
Medan - Pemerintah akan membuka kembali lowongan penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk formasi tahun 2013 ini. Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI Azwar Abubakar menyebutkan kuota penerimaan CPNS tahun ini berjumlah 60 ribu orang.

"Tahun ini kita terima CPNS formasi baru sekitar 60 ribu orang," ucap Azwar Abubakar di sela-sela penandatanganan pencanganan zona integritas wilayah bebas korupsi bagi Provinsi Sumut di Hotel Hermes, Medan, Selasa (19/3/2013).

Abubakar didampingi Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho menjelaskan penerimaan CPNS tahun 2013 ini akan diumumkan kuotanya pada Juli mendatang.

"Juli nanti kuota penerimaan CPNS tahun 2013 ini sudah bisa diketahui. Jumlah ini sekitar 50 persen dari total jumlah PNS yang pensiun tahun ini, yang jumlahnya mencapai 120 ribu orang," ujar Abubakar.

Disebutkannya, penerimaan CPNS tahun 2013 akan difokuskan kepada kebutuhan lembaga atau departemen dengan mengedepankan azas kompetensi dan kelayakan. Dengan kata lain, lanjut Abubakar, penerimaan CPNS tahun 2013 ini akan disesuaikan dengan kebutuhan atau yang diperlukan saja.

"Pola seperti ini harus dilakukan karena jumlah PNS kita sudah banyak berlebih untuk satu lembaga atau departemen. Jadi prinsipnya, kita hanya menerima formasi CPNS yang paling dibutuhkan saja," katanya.



Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(rul/rmd)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 23/02/2015 10:27 WIB
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif Wakil Kapolri Komjen Badrodin Haiti diusulkan Presiden Jokowi menjadi calon Kapolri. Komjen Badrodin mengakui masih banyak perbaikan yang perlu dilakukan di jajaran Polri. Dia juga dengan besar hati mengakui masih banyak penyimpangan yang perlu ditertibkan. Apa saja?
ProKontra Index »

MA Harus Turun Tangan Setop 'Sarpin Effect'!

Putusan hakim PN Jaksel Sarpin Rizaldi yang memperbolehkan status tersangka jadi materi gugatan praperadilan berpotensi menimbulkan kekacauan hukum di Indonesia. "MA harus menyetop. Segera batalkan putusan Sarpin. Kalau tidak, semua tersangka akan melakukan hal yang sama," jelas FH Unsoed Purwokerto, Prof Dr Hibnu Nugroho. Bila Anda setuju dengan Prof Hibnu, pilih Pro!
Pro
95%
Kontra
5%