detikcom
Selasa, 19/03/2013 12:49 WIB

Oknum TNI Ancam Bakar Pospol Sukmajaya

Rivki - detikNews
Jakarta - Oknum TNI pelaku pemukulan terhadap anggota Polantas Aiptu Eko Budiyanto, sempat melontarkan ancaman. Ancamannya adalah membakar Pospol di Sukmajaya, Depok, Jawa Barat.

"Pelaku sempat mengancam kepada Aiptu Eko untuk membakar pos tempat Aiptu Eko bertugas," terang Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Rikwanto di Mapolda Metro Jaya, Jl Gatot Subroto, Jakarta, Selasa (19/3/2013).

Rikwanto mengatakan, oknum TNI tersebut hendak mencari seorang polisi dengan perawakan gendut. Namun, Aiptu Eko yang saat itu bertugas tidak mengetahui siapa yang dimaksud oleh oknum TNI tersebut.

"Pelaku sempat mengancam, 'kalau saya sampai tidak ketemu dengan temanmu yang gendut itu pos ini akan saya bakar'," tutur Rikwanto menirukan ancaman dari pelaku.

Lanjut, Rikwanto mengatakan oknum TNI tersebut menggunakan motor tanpa plat nomor saat peristiwa itu terjadi. Polda Metro Jaya akan berkordinasi dengan pihak TNI AD untuk menuntaskan kasus ini.

"Oknum TNI tersebut menggunakan kendaraan roda 2 tanpa nopol," jelasnya.


Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(rvk/lh)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Harga BBM Harus Naik

Terbatasanya kuota BBM bersubsidi berimbas pada langkanya BBM di sejumlah SPBU plus antrean panjang kendaraan. Presiden terpilih Jokowi mengusulkan pada Presiden SBY agar harga BBM dinaikkan. Jokowi mengatakan subsidi BBM itu harus dialihkan pada usaha produktif, ditampung di desa, UMKM, nelayan. Menurutnya anggaran subsidi jangan sampai untuk hal-hal konsumtif seperti mobil-mobil pribadi. Bila Anda setuju dengan Jokowi bahwa harga BBM harus naik, pilih Pro!
Pro
46%
Kontra
54%