detikcom

Selasa, 19/03/2013 12:39 WIB

Kebakaran Hanguskan 4 Rumah di Pekanbaru

Chaidir Anwar Tanjung - detikNews
ilustrasi
Pekanbaru - Kebakaran hebat menghanguskan empat rumah kontrakan di Pekanbaru. Namun tidak ada korban jiwa dalam musibah ini.

Kebakaran ini terjadi di Jalan Rajawali, Kecamatan Sukajadi, Pekanbaru, Selasa (19/3/2013) sekitar pukul 10.00 WIB. Kebakaran yang terjadi di pemukiman padat penduduk ini membuat heboh warga sekitar.

Api diperkirakan berasal dari salah satu rumah kontrakan. Lantas kobaran api menyambar ke tiga rumah lainnya. Warga sebelumnya sempat mencoba memadamkan api dengan alat seadanya.

Tak lama, 15 menit kemudian 5 unit damkar tiba di lokasi. Petugas damkar akhirnya berhasil memadamkan api sehingga tidak makin merembet ke rumah lainnya. Warga yang rumahnya dekat dengan lokasi kejadian, sempat terlihat panik. Mereka berusaha mengeluarkan barang-barangnya dari dalam rumah.

"Tadi kami sempat panik saat api membakar rumah empat rumah itu. Beruntung pemadam cepat bisa mengatasinya sehingga tidak menyambar ke rumah lainnya," kata Imron, warga sekitar.

Dugaan sementara, kebakaran terjadi karena korsleting listrik.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(cha/rmd)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%