detikcom

Sabtu, 16/03/2013 12:30 WIB

Ahok Tepuk Tangan Saksikan 'Pertarungan' UI vs RGP di GOR Soemantri

Ray Jordan - detikNews
Ahok di GOR Soemantri (Foto: Jordan/detikcom)
Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di hari libur ini hadir menyaksikan dan membuka kejuaraan Marching Band antarsekolah se-Jakarta. Ahok tampak antusias menyaksikan suguhan acara pembuka kejuaraan tersebut.

Ahok hadir di lokasi perlombaan di GOR Soemantri Bojonegoro, Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu (16/3/2013) sekitar pukul 11.15 WIB. Mengenakan kemeja warna biru, Ahok ditemani Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta Arie Budhiman.

"Selamat bertanding, ini memberikan kesempatan kepada sekolah-sekolah, jangan hanya grup profesional saja yang maju karena punya alat," ujarnya saat dimintai tanggapan mengenai acara itu.

Kehadiran Ahok langsung disambut pertunjukkan marching band yang dimainkan oleh anak-anak. Mantan Bupati Belitung Timur itu menyaksikan permainan anak-anak dengan seksama dan tampak antusias.

Puncaknya adalah saat pertunjukkan battle antara grup marching band Universitas Indonesia melawan tim independen RGP. Ahok tampak sangat antusias dan bertepuk tangan melihat serunya 'pertarungan' dua tim marching band itu.

Kejuaraan daerah marching band ini digelar selama dua hari 16-17 Maret 2013 di Hall A GOR Soemantri. Kejuaraan ini diikuti oleh 38 unit yang terdiri dari SD (17 peserta), remaja non brass SMP/SMA (5 peserta) dan remaja brass SMP/SMA (16 peserta).



Siapa sangka, ada profesi sebagai pencicip minuman keras oplosan. Saksikan "Reportase Sore" TRANS TV tayang Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(trq/ndr)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Kebijakan Ahok Larang Pemotor Masuk HI Digugat

Kebijakan Gubernur DKI Basuki T Purnama atau Ahok yang melarang kawasan HI hingga Medan Merdeka Barat akan digugat. Kebijakan itu dinilai diskriminatif. Bagaimana menurut Anda? Bila Anda setuju kebijakan itu digugat pilih Pro. Bila tidak setuju kebijakan itu digugat pilih Kontra.
Pro
55%
Kontra
45%