detikcom
Senin, 11/03/2013 11:00 WIB

779 Ribu Peserta SNMPTN 2013 Perebutkan 130-150 Ribu Kursi PTN

Nograhany Widhi K - detikNews
Halaman 1 dari 2
Prof Dr Akhmaloka (dok detikcom)
Jakarta - Pendaftaran Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2013 sudah ditutup pada Jumat (8/3/2013) lalu. Ada 779 ribu lulusan SMA/SMK/MA yang sudah mendaftar. Mereka akan memperebutkan 130 ribu hingga 150 ribu kursi PTN.

"Yang mendaftar saat ditutup 779 ribuan. Namun sebagian kecil di antaranya ngisinya belum betul semuanya, kita perpanjang sampai hari ini untuk melengkapi formulir saja," jelas Ketua Panitia SNMPTN Prof Dr Akhmaloka ketika dihubungi detikcom, Senin (11/3/2013).

Dari jumlah pendaftaran peserta itu, mereka akan memperebutkan 130 ribu sampai 150 ribu kursi PTN se-Indonesia. Masing-masing peserta berhak memilih 2 PTN, yang salah satunya dari PTN provinsi asal. Nah masing-masing PTN, peserta bisa memilih 2 program studi.

"Jadi pilihannya bisa 4. Misalkan pilihan 1 di ITB, boleh saja memilih 2 program studi. Kemudian di Unpad, maksimum 2 program studi. Maksimum 2 PTN, nggak boleh lebih, salah satu (PTN) di provinsi asal," demikian jelas Rektor Institut Teknologi Bandung (ITB) ini.

SNMPTN tahun ini tidak memakai tes melainkan seleksi nilai rapor dari kelas X-XII SMA. Sistem nanti akan menyeleksi secara akademis hingga pengumuman akan dikeluarkan pada Mei 2013.

"Kan ada 2 PT. Seleksinya di PTN pilihan pertama di bulan Maret sampai April. Kemudian kalau ada siswa yang tidak diterima di pilihan pertama, akan dilihat di PTN pilihan kedua, itu butuh waktu sebulanan lagi," jelas Akhmaloka.

Selesai? Ternyata belum. PTN-PTN itu akan melihat dan melakukan uji silang dengan nilai Ujian Nasional (UN) yang pada saat pendaftaran belum keluar. Next

Halaman 1 2

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(nwk/nrl)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Biarkan Ahok Pilih Pendampingnya Pimpin DKI

Siapa bakal pendamping Plt Gubernur DKI Ahok? Masih menjadi pro kontra antara parpol di DPRD DKI dan Kemendagri. Kemendagri memastikan Plt Gubernur DKI Basuki T Purnama atau Ahok menjadi Gubernur menggantikan Joko Widodo. Setelah diberhentikan sebagai Wagub dan Plt Gubernur dan diangkat menjadi Gubernur, Ahok bisa memilih dua orang untuk menjadi wakilnya. Bila Anda setuju dengan Kemendagri, pilih Pro!
Pro
76%
Kontra
24%