detikcom
Senin, 11/03/2013 10:38 WIB

KLB Akhir Maret, Petinggi PD Mulai Pecah Kongsi

Ahmad Toriq - detikNews
Foto: Silatnas PD/detikcom
Jakarta - Partai Demokrat (PD) akan segera menggelar Kongres Luar Biasa (KLB) untuk memilih ketum baru pengganti Anas Urbaningrum. Petinggi Partai Demokrat (PD) mulai pecah kongsi, mereka mengunggulkan jagoannya masing-masing.

Waketum PD Max Sopacua, misalnya, menegaskan dukungannya untuk Marzuki Alie. Max menjagokan Wakil Ketua Dewan Pembina PD tersebut berlaga di KLB. Marzuki adalah calon ketua umum PD di kongres PD 2010 silam.

"Max Sopacua mendukung Marzuki Alie," kata Max saat berbincang, Senin (11/3/2013).

Menjagokan Marzuki, Max mendesak agar kandidat calon ketua umum PD nantinya diwajibkan kader PD. Hal ini dinilai Max perlu ditegaskan karena ada kubu lain yang menjagokan KSAD Jenderal (TNI) Pramono Edhie Wibowo, dan sejumlah nama lain maju di KLB.

"Calon ketum tidak bergeser dari kader. Bagaimanapun kader akan dikedepankan," ujarnya.

Max juga mengatakan agenda KLB yang akan digelar akhir Maret 2013 ini hanyalah pemilihan Ketua Umum. Pemilihan ini penting untuk menyelesaikan masalah Daftar Caleg Sementara (DCS) PD.

"Agenda KLB memang hanya untuk memilih ketum. KLB adalah sebuah solusi dari persoalan yang kita hadapi untuk DCS dan DCT. Pak SBY sudah mengambil keputusan untuk KLB," tuturnya.


Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(trq/van)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Harga BBM Harus Naik

Terbatasanya kuota BBM bersubsidi berimbas pada langkanya BBM di sejumlah SPBU plus antrean panjang kendaraan. Presiden terpilih Jokowi mengusulkan pada Presiden SBY agar harga BBM dinaikkan. Jokowi mengatakan subsidi BBM itu harus dialihkan pada usaha produktif, ditampung di desa, UMKM, nelayan. Menurutnya anggaran subsidi jangan sampai untuk hal-hal konsumtif seperti mobil-mobil pribadi. Bila Anda setuju dengan Jokowi bahwa harga BBM harus naik, pilih Pro!
Pro
44%
Kontra
56%