Detik.com News
Detik.com
Sabtu, 09/03/2013 14:36 WIB

Ketua DPP Demokrat: Gagal Pimpin Partai, Anas Minta Maaflah ke SBY

Salmah Muslimah - detikNews
Ketua DPP Demokrat: Gagal Pimpin Partai, Anas Minta Maaflah ke SBY
Jakarta - Mantan Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum diminta untuk meminta maaf kepada Susilo Bambang Yudhoyono dan seluruh kader partai. Anas harus mengakui kegagalannya dalam memimpin partai.

Hal ini disampaikan Ketua DPP bidang Polhukam DPP Partai Demokrat, Letjen (Purn) Cornel Simbolon dalam jumpa pers di Resto Penang Distro, Jl Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Sabtu (9/3/2013).

"Saya sarankan, minta maaflah kepada SBY dimana dalam kepemimpinannya selama ini kurang berhasil. Kan selama ini hubungan seperti ayah dan anak harus terpelihara dengan bagus. Kedua, minta maaf kepada kader-kader Demokrat. Selama kepemimpinan saya (Anas), elektabilitas Demokrat menurun," beber Cornel.

Cornel juga berharap Anas bisa fokus menghadapi persoalan hukum di KPK. Ia memberi saran supaya Anas tidak justru menarik simpati dengan mengalihkan ke persoalan di luar kasus Hambalang.

"Hadapilah dengan fokus maslah itu dengan menunjukan apa yang mau dipertahankan nilai-nilai kejujuran dan kesabaran," tegasnya.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(mok/gah)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Segera Revisi PP Ganti Rugi Salah Tangkap Rp 1 Juta!

Ganti rugi Rp 1 juta bagi korban salah tangkap dinilai sudah tidak layak lagi. Ahli pidana UII Dr Mudzakkir mengatakan PP No 27 Tahun 1983 memuat ketentuan yang sudah tidak sesuai lagi dengan keadaan sekarang. Untuk itu, Dr Mudzakkir mengusulkan PP itu harus diubah dan memasukkan ganti rugi sesuai dengan kurs terkini. Bila Anda setuju dengan usulan Dr Mudzakkir, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%