Sabtu, 09/03/2013 14:36 WIB

Ketua DPP Demokrat: Gagal Pimpin Partai, Anas Minta Maaflah ke SBY

Salmah Muslimah - detikNews
Jakarta - Mantan Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum diminta untuk meminta maaf kepada Susilo Bambang Yudhoyono dan seluruh kader partai. Anas harus mengakui kegagalannya dalam memimpin partai.

Hal ini disampaikan Ketua DPP bidang Polhukam DPP Partai Demokrat, Letjen (Purn) Cornel Simbolon dalam jumpa pers di Resto Penang Distro, Jl Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Sabtu (9/3/2013).

"Saya sarankan, minta maaflah kepada SBY dimana dalam kepemimpinannya selama ini kurang berhasil. Kan selama ini hubungan seperti ayah dan anak harus terpelihara dengan bagus. Kedua, minta maaf kepada kader-kader Demokrat. Selama kepemimpinan saya (Anas), elektabilitas Demokrat menurun," beber Cornel.

Cornel juga berharap Anas bisa fokus menghadapi persoalan hukum di KPK. Ia memberi saran supaya Anas tidak justru menarik simpati dengan mengalihkan ke persoalan di luar kasus Hambalang.

"Hadapilah dengan fokus maslah itu dengan menunjukan apa yang mau dipertahankan nilai-nilai kejujuran dan kesabaran," tegasnya.


Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(mok/gah)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 14/09/2014 14:52 WIB
    Lulung: Yang Penting Pak Ahok Manis Bicara, Ai Dukung
    Gb Haji Lulung mengaku sudah tidak ada masalah dengan Ahok yang bersuara keras soal kebobrokan DPRD jika pilkada tidak dilakukan langsung. Dia mengingatkan Ahok berhati-hati bicara sehingga tidak ada yang tersinggung.
ProKontra Index »

16 Kursi Menteri dari Parpol di Kabinet Jokowi Terlalu Banyak

Presiden Terpilih Jokowi telah mengumumkan postur kabinetnya. Jokowi memberi jatah 16 kursi untuk kader parpol. Menurut pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Gun Gun Heryanto, 16 kursi untuk kader parpol ini dinilai terlalu besar, tak sesuai harapan publik. Awalnya publik mengira jatah menteri untuk parpol jauh lebih sedikit. Bila Anda setuju dengan Gun Gun Heryanto, pilih Pro!
Pro
40%
Kontra
60%