detikcom
Rabu, 06/03/2013 23:30 WIB

Gara-gara Cemburu, BS Tega Mutilasi Istrinya

Ray Jordan - detikNews
Tersangka mutilasi (Foto: Ray Jordan/detikcom)
Jakarta - Dari hasil pemeriksaan awal, polisi menduga BS (36) nekat memutilasi istrinya DSA karena cemburu. BS dan pembantunya T ditetapkan polisi sebagai tersangka.

"Motif dari mutilasi tersebut adalah karena adanya rasa cemburu dari suami yang menduga istrinya berselingkuh," ujar Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Putut Eko Bayuseno dalam jumpa pers di Mapolres Jaktim, Rabu (6/3/2013) malam.

BS yang dibakar api cemburu kemudian menganiaya istrinya dengan cara memukul. BS sempat panik ketika mengetahui istrinya sudah tidak bernyawa.

"Tersangka kebingungan untuk membuang jenasah korban sehingga timbul ide untuk melakukan mutilasi untuk memudahkan membawa dan membuangnya," jelas Putut.

Tersangka BS terancam hukuman mati atau penjara minimal 20 tahun sebagaimana diatur dalam Pasal 340 KUHP. Sedangkan T dikenakan Pasal 55 jo Pasal 56 jo Pasal 340 KUHP.

Dalam penangkapan, polisi mengamankan satu parang dan 2 pisau dapur. Kedua tersangka kini berada di Mapolres Jaktim.


Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(jor/fdn)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
67%
Kontra
33%