detikcom

Senin, 04/03/2013 04:21 WIB

Strategi Pemilu 2014, Tantowi Yahya Pindah ke Dapil DKI Jakarta III

Ahmad Toriq - detikNews
Jakarta - Jelang masa pendaftaran caleg, parpol mengatur strategi untuk menempatkan calon yang tepat di daerah pemilihan (dapil) yang tepat pula. Tak jarang seorang caleg harus berpindah dapil demi strategi pemenangan partai, seperti Tantowi Yahya yang pindah dari dapil Sumsel ke DKI Jakarta.

"Saya minta kepada saudara-saudara yang tinggal di Jakarta Utara, Jakarta Barat, dan Kepulauan Seribu untuk memberikan dukungan kepada Tantowi Yahya sebagai wakil rakyat di DPR RI nanti," ujar kata Ketum Golkar dalam keterangannya, Senin (4/3/2013).

Tantowi akan ditempatkan di dapil DKI Jakarta III yang meliputi Jakarta Utara, Jakarta Barat dan Kepulauan Seribu. Penempatan Tantowi di dapil DKI Jakarta III ini dimaksudkan untuk mendongkrak perolehan suara Golkar di Jakarta, karena seperti diketahui, Tantowi memiliki popularitas.

Tantowi sendiri tak merasa keberatan dengan perpindahan dapil ini. Penyanyi country ini malah merasa bersyukur atas dukungan dan restu yang diberikan Ical kepadanya untuk bertarung di DKI Jakarta.

"Bagi saya, kepercayaan tersebut merupakan amanah berat yang harus dihadapi mengingat DKI Jakarta merupakan daerah pemilihan yang cukup berat karena pemilihnya sangat kritis," tukas anggota Komisi I DPR ini.

Sebagai langkah awal memenangkan daerah pemilihannya, kini Tantowi mulai tancap gas. Hampir setiap minggu, bersama tim suksesnya di turun menemui kelompok-kelompoak masyarakat di Jakarta Utara, Jakarta Barat, dan Kepulauan Seribu.

Tantowi optimis, perolehan suaranya di Sumatera Selatan, akan terulang di DKI Jakarta pada Pemilu 2014. "Insya Allah semua itu dapat kita raih dengan kerja keras mendekatkan Partai Golkar kepada masyarakat, " tuturnya.

Pada Pemilu 2009, dirinya bertarung di Dapil 2 Sumatera Selatan. Waktu itu, perolehan suaranya tercatat sebagai peringkat keempat anggota DPR RI hasil Pemilu 2009 dengan capaian 209 ribu suara.


Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(trq/spt)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
78%
Kontra
22%