detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Jumat, 18/04/2014 15:56 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Rabu, 27/02/2013 16:56 WIB

Kepsek SMA di Kampar Terbukti Pakai Sabu, Bupati Siap Beri Sanksi

Chaidir Anwar Tanjung - detikNews
Ilustrasi/dok detikcom
Pekanbaru - Saat dites urine, seorang kepala sekolah di Kampar Riau positif memakai narkoba. Bupati turun tangan dan siap memberi sanksi.

Plt Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kab Kampar Riau, Djanuarel menjelaskan, awalmnya, kepala sekolah berinisial DW dilaporkan warga menggunakan narkoba. Kemudian, bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pemkab Kampar, BNN melakukan tes urine pekan lalu.

"Hasil tes urine, dia positif menggunakan narkoba jenis sabu," kata Djanuarel kepada wartawan, Rabu (27/2/2013).

Djanuarel menyebut, DW bertugas di Kecamatan Salo, Kampar.

Secara terpisah, Bupati Kampar Jefry Noer mengaku sudah memerintahkan Badan Kepegawaian Kampar untuk menindaklanjuti hasil tes urine tersebut. Dia berjanji akan memberikan sanksi tegas.

"Saya minta pihak BKD menonaktifkan kepsek tersebut," kata Jefry.

Jefry menyebut, sanksi perlu diberikan sebagai pelajaran bagi PNS atau pejabat agar tidak terjerat penggunaan barang haram tersebut. "Bagi pendidik dan seluruh PNS di Kampar, jangan coba-coba terlibat (narkoba)," katanya.


Ikuti berbagai berita menarik yang terjadi hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(cha/try)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
79%
Kontra
21%